Masyarakat Tagih Janji Pemkab Soal Jadup Belum Cair

  • 11 Jun 2026 07:40 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Tapteng – Sejumlah masyarakat Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) mendatangi kantor kecamatan untuk menagih janji terkait pencairan bantuan jaminan hidup (jadup), isi hunian dan stimulan ekonomi pascabencana tahap kedua yang sampai saat ini belum ada kejelasan. Partomuan Hutagalung, mewakili tokoh masyarakat kecamatan Sitahuis mengaku pada Maret 2026 lalu, masyarakat Sitahuis pernah ditabur janji oleh pemerintah daerah, bila bantuan dari Kementerian Sosial itu secepatnya akan dicairkan, namun hal itu hanya isapan jempol semata.

“Masyarakat Sitahuis kecewa dengan janji pemerintah Kabupaten, Kecamatan, Kelurahan/Desa tertanggal 12 Maret 2026 menjanjikan kepada masyarakat untuk segera mencairkan jadup, namun faktanya sampai Juni ini belum ada kejelasan. Mengingat pada waktu itu, ada perjanjian kalau memang jadup tidak dicairkan sesuai perjanjian, maka kami masyarakat Sitahuis akan menutup kantor Pos, kecamatan, dan kelurahan/desa,” kata Partomuan, melalui video pernyataan di akun media sosialnya dikutip RRI pada Rabu, 10 Juni 2026

Diakui Partomuan, pascabencana alam 25 November 2025 lalu, kondisi ekonomi masyarakat Sitahuis yang dilanda musibah sangat merosot. Oleh sebab itu, masyarakat cukup berharap bantuan Kemensos ini segera disalurkan, agar dapat memperbaiki perekonomian masyarakat.

Sebelumnya, Bupati Tapteng Masinton Pasaribu menyebut pencairan bantuan jadup, isi hunian, rumah rusak dan stimulan ekonomi masih dalam proses. Kepastian itu kata Masinton setelah pihak Kemensos melakukan verifikasi administrasi dan faktual, sehingga masyarakat Tapteng yang terdampak bencana alam, kiranya bersabar menunggu pencairan bantuan tahap kedua itu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....