BKMT Sipirok Jadi Momentum Perkuat Ekonomi Umat, Wakil Bupati Dorong Warga Manfaat

  • 08 Sep 2026 15:58 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Tapsel – Pengajian Akbar Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) bulanan Kecamatan Sipirok yang digelar di Kampung Bulu Payung, Desa Luat Lombang, Kecamatan Sipirok, Selasa, 8 September 2026, menjadi momentum memperkuat kehidupan keagamaan sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Tapanuli Selatan H. Jafar Syahbuddin Ritonga yang menyampaikan bimbingan dan arahan Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu. Turut hadir Anggota DPRD Tapanuli Selatan Muhammad Faisal Siregar, Camat Sipirok Sahruddin Perwira, para alim ulama, tokoh masyarakat, pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam, kepala desa, kepala sekolah, serta jamaah BKMT.

Dalam arahannya, Wakil Bupati menyampaikan salam dan permohonan maaf dari Bupati Gus Irawan Pasaribu yang pada saat bersamaan sedang menjalankan tugas di Medan.

Jafar mengatakan, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan terus berupaya menghadirkan program yang dapat membantu masyarakat bangkit dan meningkatkan pendapatan, khususnya setelah daerah tersebut menghadapi berbagai tantangan akibat bencana.

Salah satu program yang disorot adalah KUR Berkah dengan bunga nol persen. Program tersebut, menurutnya, dapat dimanfaatkan masyarakat, khususnya kaum ibu, untuk mengembangkan usaha sekaligus membantu keluar dari jeratan pinjaman dengan bunga tinggi.

“Kalau pinjam sejuta, dikembalikan sejuta. Artinya tidak ada bunganya. Tolong program ini dimanfaatkan,” ujar Jafar di hadapan jamaah BKMT.

Ia menjelaskan, Pemkab Tapsel mendorong hadirnya KUR Berkah sebagai salah satu solusi agar masyarakat tidak terus bergantung pada pinjaman yang dapat menimbulkan beban utang berulang.

Selain untuk usaha masyarakat, Pemkab Tapsel juga mendorong pembiayaan sektor pertanian melalui KUR Berkah Jagung Nol Persen. Program ini dinilai strategis karena tanaman jagung memiliki masa panen relatif cepat, sekitar empat bulan, sehingga diharapkan mampu mempercepat peningkatan pendapatan petani.

“Untuk pertanian kami sekarang meluncurkan KUR Berkah Jagung Nol Persen. Jagung kami anggap cepat meningkatkan pendapatan petani,” katanya.

Tidak hanya jagung, pemerintah daerah juga tengah mendorong pengembangan komoditas kopi melalui KUR Berkah Kopi Nol Persen yang disertai pendampingan. Jafar menyebut Tapsel memperoleh bantuan sekitar 500 ribu bibit kopi dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

Menurutnya, kopi memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan karena permintaan dan harga komoditas tersebut dinilai cukup baik. Karena itu, pengembangan kopi akan diarahkan menjadi salah satu instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Harapan kami, masyarakat memanfaatkan kemudahan program yang sudah diberikan pemerintah. Jangan sampai masyarakat terus terjerat pinjaman yang membebani,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menyinggung keberadaan PLTA Simarboru yang berada di kawasan Sipirok, Marancar dan Batang Toru.

Jafar berharap pembangkit listrik tersebut dapat segera beroperasi sesuai target sehingga memberikan kontribusi bagi pembangunan dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tapanuli Selatan.

Ia menyebut PLTA Simarboru memiliki kapasitas sekitar 510 megawatt dan diharapkan menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi Tapsel.

“Kami berharap PLTA ini cepat beroperasi supaya memberikan kontribusi untuk Pemkab Tapanuli Selatan. Kita tidak bisa hanya berharap pada sektor pertambangan,” ujarnya.

Namun demikian, Jafar menekankan bahwa keberadaan perusahaan dan proyek strategis tersebut harus berjalan beriringan dengan pemberdayaan masyarakat sekitar.

Ia mendorong pihak pengelola PLTA untuk mengambil peran lebih besar dalam program pemberdayaan ekonomi, antara lain melalui pengembangan bibit dan budidaya kopi maupun berbagai potensi ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan akan mendukung keberadaan PLTA, tetapi kami juga berharap masyarakat dibantu melalui program pemberdayaan. Kita harus sama-sama membangun,” katanya.

Di bidang keagamaan, Jafar mengungkapkan Pemkab Tapsel tengah menggagas program Peraturan Daerah (Perda) Maghrib Mengaji.

Program tersebut diarahkan untuk mendorong anak-anak dan generasi muda mengisi waktu antara salat Maghrib hingga Isya dengan kegiatan mengaji dan pembinaan keagamaan.

Menurutnya, penguatan pendidikan agama sejak dini penting untuk membentuk karakter generasi muda Tapanuli Selatan.

“Kami sedang memikirkan bagaimana membuat Perda Maghrib Mengaji. Setelah Maghrib sampai Isya, anak-anak diarahkan untuk mengaji. Kami akan berkoordinasi dengan MUI dan pihak terkait,” ujarnya.

Ia berharap MUI dapat menjadi salah satu leading sector dalam penguatan program tersebut, termasuk membantu penyediaan guru mengaji di masjid-masjid.

Jafar juga meminta dukungan DPRD Tapanuli Selatan agar gagasan tersebut dapat dibahas dan diwujudkan menjadi kebijakan daerah.

Sementara itu, Ketua MUI Kecamatan Sipirok Idam Huri Siregar dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Bupati dan seluruh unsur yang mengikuti pengajian akbar tersebut.

Ia juga menyampaikan bahwa dirinya kembali dipercaya memimpin MUI Kecamatan Sipirok untuk periode 2026–2031.

Keputusan tersebut dihasilkan melalui Musyawarah Kecamatan MUI Sipirok yang digelar Jumat (4/9/2026) di Aula Kantor Camat Sipirok. Musyawarah diikuti pimpinan pondok pesantren, ketua organisasi Islam, perwakilan Badan Kemakmuran Masjid (BKM), serta unsur pemerintah dan tokoh masyarakat.

Idam Huri mengatakan, dirinya kembali ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua MUI Kecamatan Sipirok tanpa melalui voting.

Ia berharap amanah tersebut dapat dijalankan dengan lebih baik bersama seluruh ulama, tokoh agama, pemerintah kecamatan dan masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, ia juga mengapresiasi kontribusi PT North Sumatra Hydro Energy (NSHE) dalam kegiatan keagamaan di Kecamatan Sipirok.

Menurutnya, sejak Januari 2026, PT NSHE telah bekerja sama dengan MUI Kecamatan Sipirok dalam kegiatan keagamaan, termasuk pembinaan imam dan kegiatan keislaman di lingkungan perusahaan.

Ia menilai kolaborasi tersebut menunjukkan adanya hubungan yang baik antara perusahaan dengan masyarakat sekitar.

Pengajian akbar kemudian dilanjutkan dengan tausiah agama yang disampaikan Al Ustaz Jefri Harahap.

Dalam tausiyahnya, Jefri mengajak jamaah untuk menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai uswatun hasanah atau teladan terbaik dalam menjalani kehidupan.

Ia menekankan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW, terutama sifat siddiq, yakni senantiasa berkata dan berbuat benar.

Menurutnya, pengajian bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi harus menjadi sarana memperbaiki akhlak, memperkuat keimanan dan menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui pengajian akbar tersebut, jamaah BKMT Kecamatan Sipirok diharapkan tidak hanya semakin kuat dalam kehidupan spiritual, tetapi juga mampu mengambil bagian dalam pembangunan ekonomi keluarga dan masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan.

Wakil Bupati pun mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendoakan dan mendukung Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan agar dapat menjalankan amanah dengan baik serta mewujudkan Tapsel yang bangkit lebih cepat dan pulih lebih kuat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....