Tiba di Madina, Puluhan Korban Umroh Travel Ilegal Langsung Lapor ke Polisi
- 21 Agt 2026 13:25 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Mandailing Natal - Puluhan jemaah umrah asal Mandailing Natal dipulangkan dari Medan setelah gagal berangkat akibat ditelantarkan agen travel. Rombongan tiba di kampung halaman setelah beberapa hari terkatung-katung, Kamis, 20 Agustus 2026.
Dari total 30 jemaah, sebagian dipulangkan menggunakan bus yang difasilitasi melalui koordinasi sejumlah pihak terkait. Dua jemaah lanjut usia masih berada di Medan karena mengalami sakit, sementara dua lainnya telah menuju lokasi berbeda.
Pemulangan jemaah difasilitasi melalui koordinasi anggota DPRD Sumut Rahmat Rayan Nasution bersama Dinas Pariwisata dan Perhubungan Sumut. “Jemaah berangkat dari Asrama Haji Medan dan langsung menuju Polres Madina,” ujar perwakilan keluarga, Adi SP Lubis.
Sesampainya di Madina, jemaah bersama keluarga berencana membuat laporan resmi terkait dugaan penelantaran dan penggelapan dana. “Semua keluarga jemaah sudah menunggu di sana untuk mendampingi proses pembuatan laporan polisi,” kata Adi.
Rencana pelaporan tersebut juga dibenarkan dr. Khairani, salah satu jemaah yang menjadi korban agen travel Sultan Andalus Haramain. “Iya, kami pulang dan langsung menuju ke Polres untuk membuat laporan polisi,” kata Khairani, Kamis.
Sementara itu, kebutuhan konsumsi selama perjalanan menuju Madina ditanggung secara swadaya oleh pihak keluarga masing-masing jemaah. Biaya transportasi pemulangan dipastikan tidak dibebankan kepada para jemaah setelah mendapat fasilitasi pemerintah.
Selain jemaah yang dipulangkan menggunakan bus, dua jemaah lanjut usia pasangan suami istri asal Manambin masih bertahan di Medan. Satu jemaah lainnya menuju tempat keluarga di Jakarta, sedangkan seorang jemaah asal Panyabungan telah pulang lebih dahulu.
Setelah menyelesaikan proses pelaporan di Polres Madina, rombongan berencana melanjutkan perjalanan menuju Masjid Agung. Langkah hukum tersebut ditempuh untuk mendapatkan kejelasan atas kasus yang menyebabkan keberangkatan mereka menuju Tanah Suci gagal terlaksana.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....