Pemkab Tapteng Dorong Reaktivasi Rute Penerbangan Sibolga–Jakarta
- 30 Jul 2026 13:17 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Tapanuli Tengah - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) menegaskan komitmennya dalam memperkuat konektivitas transportasi udara sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Mahmud Efendi, saat menghadiri Focused Group Discussion (FGD) Marsiadapari Business Forum yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sibolga di Graha Aulia BI Sibolga, Selasa, 28 Juli 2026.
Forum yang dibuka Kepala Kantor Perwakilan BI Sibolga, Riza Putra, mengangkat tema "Potensi Reaktivasi Penerbangan Sibolga–Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) sebagai Katalis Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi Pantai Barat Sumatera Utara." Kegiatan ini bertujuan memperdalam asesmen pengembangan ekonomi daerah sekaligus memperkuat fungsi advisory kepada para pemangku kepentingan dalam mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi regional.
Dalam kesempatan itu, Mahmud Efendi menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah terhadap rencana reaktivasi rute penerbangan komersial Bandara Dr. F.L. Tobing Pinangsori menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta. Menurutnya, kehadiran kembali rute penerbangan tersebut akan menjadi faktor penting dalam meningkatkan konektivitas wilayah dan memperkuat iklim investasi di Pantai Barat Sumatera Utara.
"Transportasi itu merupakan satu komponen strategis yang bisa memajukan ataupun menghubungkan wilayah kita ini," ujar Mahmud Efendi.
Ia menjelaskan, pengalaman saat terjadi bencana alam menunjukkan pentingnya akses transportasi udara bagi masyarakat. Ketika jalur darat terputus akibat longsor, wilayah Tapanuli Tengah dan sekitarnya sempat mengalami keterisolasian sehingga distribusi bantuan dan mobilitas masyarakat menjadi terganggu.
"Pada saat bencana kita sudah merasakan sendiri, wilayah ini sangat terisolir karena akses jalur darat tertutup oleh longsoran. Saya sampaikan bahwa transportasi ini sangat bermanfaat bagi kita untuk bisa melanjutkan pengembangan wilayah kita ini ke depan," katanya.
Melalui forum yang diinisiasi Bank Indonesia Sibolga tersebut, diharapkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, otoritas perhubungan, maskapai penerbangan hingga pelaku usaha, dapat menyusun langkah konkret untuk merealisasikan reaktivasi penerbangan Sibolga–Jakarta. Kehadiran kembali rute tersebut diyakini mampu menjadi katalisator investasi, mendorong sektor pariwisata, memperlancar distribusi logistik, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi masyarakat Tapanuli Tengah dan Pantai Barat Sumatera Utara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....