BPS Toba : Sakernas Hasilkan Indikator Penting Ketenagakerjaan

  • 24 Jul 2026 11:02 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID Sibolga - Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2026 menjadi instrumen penting dalam menghasilkan berbagai indikator ketenagakerjaan yang akan menjadi dasar evaluasi dan penyusunan kebijakan pembangunan di Kabupaten Toba. Untuk mendukung kualitas data tersebut, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Toba menggelar pelatihan bagi 36 petugas pendata dan pengawas di Kantor BPS Toba dalam dua gelombang, yakni pada Senin 20 Juli 2026 dan Kamis 23 Juli 2026.

Kepala BPS Kabupaten Toba, Sabar Alberto Harianja, mengatakan Sakernas menghasilkan indikator makro ketenagakerjaan yang sangat penting, di antaranya Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) kondisi Agustus 2026.

"Indikator tersebut sangat penting untuk menggambarkan kondisi penyerapan tenaga kerja. Selain itu, Sakernas juga menghasilkan data mengenai karakteristik pekerja berdasarkan tingkat pendidikan, status pekerjaan formal dan informal, serta berbagai informasi ketenagakerjaan lainnya," ujar Sabar saat membuka pelatihan, Kamis 23 Juli 2026.

Menurutnya, kualitas data Sakernas sangat bergantung pada pelaksanaan pendataan di lapangan. Oleh karena itu, seluruh petugas diminta menjalankan tugas sesuai metodologi, menjaga akurasi data, serta mematuhi jadwal pendataan yang telah ditetapkan.

Sabar juga mengungkapkan bahwa BPS saat ini tengah melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang akan berlangsung hingga Agustus 2026. Hasil sensus tersebut akan menjadi data dasar sekaligus rujukan strategis dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah.

"Kami berharap dukungan Pemerintah Kabupaten Toba, khususnya Bapelitbanda, agar pelaksanaan SE2026 berjalan lancar. Hasil sensus ini akan menjadi basis data penting dalam perencanaan pembangunan daerah," katanya.

Pelatihan tersebut turut dihadiri Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Bapelitbanda Kabupaten Toba, Lasma Simatupang. Sementara materi pelatihan disampaikan oleh Instruktur Daerah (Inda), Marissa Sinaga dan Melani Theresa Saragih.

Dalam sambutannya, Lasma Simatupang menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Sakernas di Kabupaten Toba. Menurutnya, hasil survei akan menjadi bahan penting bagi Pemerintah Kabupaten Toba dalam mengevaluasi kondisi ketenagakerjaan serta merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

"Pemerintah Kabupaten Toba menantikan hasil Sakernas sebagai bahan evaluasi pembangunan di bidang ketenagakerjaan. Data yang dihasilkan akan menjadi dasar dalam menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran," ujarnya.

Lasma juga menegaskan dukungan penuh Pemkab Toba terhadap pelaksanaan SE2026 yang saat ini sedang berlangsung. Dukungan tersebut telah diperkuat melalui surat edaran Bupati Toba kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), camat, kepala desa, dan lurah agar mendukung kelancaran sensus.

"Bagi Bapelitbanda, hasil SE2026 akan memberikan gambaran terkini mengenai kondisi ekonomi Kabupaten Toba sehingga dapat menjadi dasar dalam penyusunan program pembangunan ke depan," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....