BPN Tapteng di Demo, Tuntutan Pelayanan dan Mafia Tanah
- 18 Jun 2026 14:06 WIB
- Sibolga
RRI. CO. ID, Sibolga - Forum Masyarakat Adil untuk Semua (FORMAS) menggelar aksi unjuk rasa damai di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Tapanuli Tengah, Kamis (18/6/2026). Aksi tersebut dipimpin oleh Muhammad Riski Pane dan mendapat pengawalan dari personel Polres Tapanuli Tengah.
Usai kegiatan, Pimpinan Aksi Muhammad Riski Pane menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat apabila tuntutan yang disampaikan tidak ditindaklanjuti.
"Kami berharap seluruh tuntutan yang kami sampaikan dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak BPN. Namun, apabila tidak ada langkah nyata, kami akan terus melakukan aksi sebagai bentuk perjuangan untuk kepentingan masyarakat," ujar Riski Pane.
Sementara itu, Penanggung Jawab sekaligus Koordinator Umum Aksi, Edy Anto Simatupang, menjelaskan bahwa aksi tersebut dilatarbelakangi oleh berbagai keluhan masyarakat terkait pelayanan BPN Tapteng.
"Aksi ini kami lakukan karena masih banyak masyarakat yang mengeluhkan lambannya proses pengurusan administrasi pertanahan, dugaan praktik pungutan liar, serta persoalan mafia tanah yang merugikan masyarakat. Kami ingin mendorong terciptanya pelayanan pertanahan yang transparan, profesional, dan berpihak kepada kepentingan rakyat," kata Edy Anto Simatupang.
Dalam aksi tersebut, FORMAS menyampaikan sejumlah tuntutan kepada BPN Kabupaten Tapanuli Tengah, antara lain:
Menjadi lembaga yang melayani masyarakat sesuai cita-cita kemerdekaan.
Mengumumkan perusahaan-perusahaan yang tidak patuh terhadap ketentuan yang berlaku.
Menghentikan praktik pungutan liar serta proses pengurusan yang dinilai terlalu lama hingga mencapai satu tahun.
Menciptakan pelayanan ATR/BPN yang ramah, respek, dan profesional.
Menghentikan praktik mafia tanah.
Menanggapi tuntutan tersebut, pihak BPN melalui Anita Susanty Siregar dan Adian Sunazi menyampaikan bahwa aspirasi yang disampaikan peserta aksi akan dibahas melalui koordinasi internal. Mereka menjelaskan bahwa Kepala BPN Kabupaten Tapanuli Tengah sedang tidak berada di kantor saat aksi berlangsung.
Selain itu, pihak BPN juga menyampaikan undangan resmi secara tertulis kepada FORMAS untuk menghadiri pertemuan lanjutan pada Selasa, 23 Juni 2026, guna membahas tuntutan yang telah disampaikan.
Aksi unjuk rasa berlangsung dengan tertib, aman, dan damai hingga selesai, di bawah pengamanan dan pengawalan personel Polres Tapanuli Tengah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....