Bank Indonesia Edukasi Masyarakat Terkait Uang Palsu
- 08 Apr 2026 09:58 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Radio Republik Indonesia Sibolga menggelar dialog interaktif bersama Bank Indonesia Rabu, 01 April 2026. Kegiatan ini mengangkat kewaspadaan transaksi setelah momen Lebaran.
Dialog tersebut membahas maraknya uang palsu dan berbagai modus penipuan. Masyarakat diimbau tetap hati-hati saat bertransaksi sehari-hari.
Acara menghadirkan narasumber dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sibolga. Mereka memberikan edukasi praktis kepada pendengar dan masyarakat luas.
Staf Unit IPUR, Jupriadi Pangabean, menekankan pentingnya mengenali ciri uang asli. Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah panik saat bertransaksi.
“Kenali uang dengan metode sederhana agar terhindar dari peredaran uang palsu,” ujar Jupriadi Pangabean. Ia menyebut langkah ini penting bagi semua kalangan.
Ruth Damayanti Lumbantobing turut mengajak masyarakat menjadi konsumen cerdas. Ia memperkenalkan konsep PeKA dalam aktivitas transaksi sehari-hari.
“PeKA berarti peduli, kenali, dan adukan jika menemukan hal mencurigakan,” kata Ruth Damayanti Lumbantobing. Ia menilai langkah ini efektif mencegah penipuan.

Sementara itu, Muhammad Zulkifli Sinaga mengingatkan prinsip kehati-hatian dalam setiap transaksi. Ia menyoroti pentingnya jeda sebelum mengambil keputusan.
“Kalau ragu, sebaiknya berhenti dulu dan periksa kembali informasi yang diterima,” ujar Muhammad Zulkifli Sinaga. Ia menegaskan banyak penipuan memanfaatkan kepanikan.
Selain itu, masyarakat didorong menggunakan QRIS untuk transaksi lebih aman. Sistem ini dinilai praktis dan meminimalkan risiko uang palsu.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat. Edukasi berkelanjutan menjadi kunci menghadapi berbagai modus kejahatan.
RRI Sibolga berkomitmen menghadirkan informasi yang bermanfaat bagi publik. Kolaborasi dengan Bank Indonesia diharapkan terus berlanjut.
Dengan kewaspadaan dan pengetahuan yang cukup, masyarakat dapat bertransaksi dengan aman. Langkah sederhana dapat mencegah kerugian yang lebih besar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....