Humbahas Gandeng BRIN dan BI kaji KEK Danau Toba
- 16 Sep 2026 10:13 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Humbang Hasundutan - Asisten Administrasi Umum Jaulim Simanullang memimpin rapat kajian pembentukan kawasan ekonomi khusus pada Selasa, 15 September 2026. Pertemuan strategis tersebut dihadiri tim Badan Riset Inovasi Nasional serta Perwakilan Bank Indonesia Sibolga.
Diskusi mendalam ini bertujuan merumuskan model pengembangan kawasan terpadu yang mampu mengintegrasikan potensi lokal secara berkelanjutan. Pemerintah kabupaten terus berupaya menarik investasi baru guna mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat di sekitar Danau Toba.
"Kami merumuskan model pengembangan kawasan yang mengintegrasikan potensi pariwisata budaya serta ekonomi secara berkelanjutan," kata Jaulim. Pihaknya optimistis pembentukan kawasan ekonomi khusus mampu membuka lapangan kerja baru bagi warga sekitar.
Integrasi sektor pendidikan kesehatan dan pariwisata menjadi fokus utama dalam perencanaan kawasan ekonomi khusus tersebut. Seluruh organisasi perangkat daerah diminta menyiapkan data pendukung agar proses pengusulan berjalan lancar tanpa hambatan.
Status Danau Toba sebagai destinasi pariwisata super prioritas menjadi pendorong utama percepatan pembangunan infrastruktur penunjang. Sinergi antara pemerintah daerah lembaga riset dan perbankan diharapkan mampu menciptakan ekosistem investasi yang kondusif.
"Hadirnya kawasan ekonomi khusus harus memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal," ujar Jaulim. Pemerintah kabupaten berkomitmen mempermudah regulasi perizinan demi mendukung masuknya para investor berkualitas ke daerah.
Langkah awal ini akan ditindaklanjuti melalui penyusunan dokumen perencanaan teknis bersama tim ahli riset nasional. Kolaborasi lintas lembaga ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan kawasan pertumbuhan ekonomi baru.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....