Kementerian PU Terus Kebut Penanganan Jalan Tarutung-Sibolga
- 15 Mar 2026 13:24 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Untuk memastikan akses masyarakat aman dan lancar, khususnya menjelang periode arus mudik Lebaran 2026 yang semakin dekat, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Sabtu, 14 Maret 2026, turun langsung meninjau progres pekerjaan di Desa Lobu Pining, Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara.
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah menggenjot percepatan penanganan titik longsor di ruas jalan nasional Tarutung-Sibolga, Sumatera Utara.
Dody Hanggodo menjelaskan perbaikan badan jalan yang terdampak longsor menjadi fokus utama perbaikan yang meliputi pembangunan Dinding Penahan Tanah (DPT) dengan sistem perkuatan borepile pada titik STA 16+350 dan STA 16+550.
Menurut Dody, secara umum jalur lintas Medan-Sibolga telah menunjukkan kesiapan yang memadai untuk mendukung mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran.
“Dari sisi kesiapan jalan menurut saya sudah sangat oke dan siap menghadapi arus mudik H-7 sampai H+7,” ujar Dody.
Dody menyatakan optimisme terkait kondisi infrastruktur jalan dan menambahkan, tim di lapangan telah disiagakan penuh untuk memberikan respons cepat terhadap potensi bencana, seperti longsor susulan, yang mungkin terjadi akibat kondisi cuaca ekstrem.
“Begitu longsor terjadi, langsung kita bersihkan agar mobilitas masyarakat tidak terganggu terlalu lama,” kata Dody.
Dody juga menekankan pentingnya kecepatan penanganan demi kelancaran lalu lintas.
Pelaksana Harian Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menjelaskan selain mempercepat konstruksi, Hutama Karya juga memprioritaskan kualitas dan keamanan pembangunan.
"Perusahaan juga menyiagakan personel di sejumlah titik rawan sepanjang jalur Tarutung-Sibolga untuk mengantisipasi gangguan akibat cuaca selama Lebaran," ujarnya.
Penanganan longsor ini memiliki implikasi penting bagi masyarakat, terutama para pemudik yang akan melintasi jalur vital Tarutung-Sibolga. Kelancaran dan keamanan jalur ini tidak hanya mendukung mobilitas individu, tetapi juga memperlancar distribusi logistik dan aktivitas ekonomi di wilayah Sumatera Utara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....