Kejar Pembangunan Sekolah Rakyat, Pemkab Madina Sediakan Lahan 6,1 Hektare

  • 21 Agt 2026 13:07 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Mandailing Natal - Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal menyediakan lahan seluas enam hektare lebih demi mengejar percepatan pembangunan Sekolah Rakyat. Penyediaan area yang melebihi standar pusat ini bertujuan agar fasilitas pendidikan berjalan maksimal pada Kamis, 20 Agustus 2026.

Lahan seluas 6,1 hektare tersebut disiapkan pada lokasi strategis yang sangat mudah dijangkau oleh masyarakat luas. Kesiapan fisik lokasi proyek saat ini dinyatakan sudah tidak memiliki kendala dan siap memasuki tahap lanjutan.

Wakil Bupati Mandailing Natal Atika Azmi Utammi Nasution menyampaikan komitmen daerah mengenai kesiapan lokasi pembangunan Sekolah Rakyat. “Kondisi lahan sudah oke, luasnya 6,1 hektare,” ujar Atika Azmi Utammi Nasution saat memberikan keterangan resmi.

Pemerintah daerah terus memacu penyelesaian dokumen administrasi pendukung sebelum memasuki September agar penanganan berjalan lancar tanpa hambatan. “Beberapa persyaratan sudah kita penuhi, seperti sertifikat lahan,” tutur Atika menjelaskan perkembangan penyiapan dokumen resmi.

Komunikasi berjenjang dengan pemerintah pusat terus diintensifkan guna mengurus perizinan lingkungan serta berkas administratif penting lainnya di daerah. “Untuk hal yang bisa diselesaikan di daerah akan dikebut,” tegas Atika mengenai komitmen percepatan pembangunan proyek.

Penetapan lokasi yang melebihi batas minimal lima hektare dari pusat diharapkan mampu menampung seluruh fasilitas pendidikan inklusif. Pemerintah kabupaten berupaya menyelesaikan seluruh proses kelengkapan dokumen pendukung paling lambat pada akhir bulan Agustus ini.

Eksekusi pembangunan fisik Sekolah Rakyat di Kabupaten Mandailing Natal diharapkan dapat terealisasi tanpa kendala teknis yang berarti. Kehadiran fasilitas pendidikan modern ini diyakini mampu meningkatkan kualitas serta mutu pembelajaran anak-anak di daerah setempat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....