Bupati Madina: Inovasi Kunci Utama Ditengah Efisiensi Anggaran
- 09 Mar 2026 14:10 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Panyabungan - Inovasi dan gotong-royong menjadi kunci utama mempertahankan tren positif pembangunan, terutama saat daerah dihadapkan pada kebijakan efisiensi anggaran.Hal itu disampaikan Bupati Kabupaten Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution pada Rapat Paripurna DPRD terkait Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Madina, Senin, 9 Maret 2026,
Dari sejumlah indikator makro ekonomi kata Saipullah, Madina terus menunjukkan kemajuan yang terlihat. Salah satu pencapaian itu adalah kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2025 yang menyentuh angka 74,26 persen atau tumbuh 1,12 persen dari tahun sebelumnya. Keberhasilan ini dibarengi dengan penurunan angka kemiskinan yang kini berada di level 7,91 persen serta reduksi pada tingkat pengangguran terbuka.
Pada rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Madina H. Erwin Efendi Lubis yang dihadiri Wakil Bupati Atika Azmi Utammi beserta jajaran pejabat eselon, tokoh masyarakat, dan pimpinan organisasi mahasiswa, Saipullah mengatakan, keberhasilan itu buah dari kolektivitas seluruh elemen daerah. Dia menekankan semangat ini harus terus dipelihara agar pembangunan tetap berjalan progresif meski ruang fiskal terbatas.
“Capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak dalam membangun Madina. Tema HUT Madina tahun ini adalah kolaborasi dan inovasi untuk Mandailing Natal yang maju dan tangguh. Ini menjadi semangat bersama dalam melanjutkan pembangunan daerah,” ujar Saipullah.
Sektor tata kelola pemerintahan, Pemkab Madina berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK selama tiga tahun berturut-turut, yang menandakan manajemen keuangan daerah yang sehat.
Selain itu, prestasi di bidang kesehatan dipertegas dengan raihan UHC Award 2026 kategori madya, karena kepesertaan jaminan kesehatan masyarakat telah melampaui 98 persen.
Selain itu, Pemkab Madina tengah menyiapkan strategi penguatan ekonomi berbasis komoditas lokal dan infrastruktur strategis. Dia mengungkapkan rencana pengembangan komoditas unggulan seperti kopi Mandailing, nilam, dan pisang, serta proyek infrastruktur vital berupa jembatan Batahan-Pelimbungan sepanjang 120 meter.
“Jembatan ini diproyeksikan menjadi urat nadi menuju Pelabuhan Batahan dengan rencana ground breaking pasca Hari Raya Idul Fitri nanti,” jelasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....