Bijak Bermedia Sosial Agar Ibadah Ramadan Tetap Berkualitas
- 11 Mar 2026 10:55 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Bulan Ramadan menjadi momen yang dinantikan umat Islam di seluruh dunia. Selain sebagai bulan suci penuh berkah, Ramadan juga menjadi waktu yang tepat untuk menghadirkan konten positif dan inspiratif.
Namun di tengah derasnya arus informasi di media sosial, umat Muslim diingatkan untuk mampu memfilter hati dan pikiran. Hal ini penting agar ibadah puasa tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga lisan, jari, serta pandangan dari hal-hal yang dapat mengurangi pahala.
Jika tidak dikelola dengan bijak, paparan konten di media sosial dapat mempengaruhi suasana hati dan konsentrasi. Bahkan, hal tersebut berpotensi menurunkan kualitas ibadah selama bulan Ramadan.
Karena itu diperlukan langkah teknis yang konkret agar aktivitas scrolling di media sosial tetap terkendali. Dengan begitu, penggunaan gawai tidak mengganggu fokus dalam menjalankan ibadah.
| Baca juga: Mengenal Istilah "Mokel" di Bulan Ramadan |
Hal tersebut disampaikan Ustadz Agus saat menjadi narasumber dalam program Tauladan Pro 2 RRI Sibolga, Selasa, 10 Maret 2026. Program tersebut dipandu oleh penyiar Ester Tampubolon.
Menurut Ustadz Agus, dalam pandangan Islam setiap kata, tulisan, dan perbuatan akan dimintai pertanggungjawaban. Hal itu termasuk aktivitas yang dilakukan melalui media sosial.
“Media sosial bisa menjadi ladang pahala bila digunakan untuk hal-hal positif. Banyak cara sederhana untuk berdakwah di dunia maya seperti membagikan kutipan motivasi Islami, cerita inspiratif, atau konten edukatif tentang zakat, sedekah, dan amal,” ujar Agus.
Ia menambahkan, Ramadan dapat dimanfaatkan untuk membagikan konten yang memotivasi dan memberi manfaat bagi orang lain. Dengan menerapkan filter diri dalam menggunakan media sosial, diharapkan hati tetap tenang dan ibadah Ramadan menjadi lebih bermakna.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....