Prioritaskan Kebutuhan, Bukan Keinginan
- 25 Feb 2026 08:23 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Pola belanja masyarakat cenderung meningkat selama bulan Ramadan sehingga kerap membuat pengeluaran rumah tangga membengkak. Kondisi ini dinilai perlu diantisipasi dengan pengelolaan keuangan yang lebih bijak agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.
Hal tersebut disampaikan Sulaiman dalam program Opini Publik Pro RRI Sibolga, Selasa, 24 Februari 2026. “Jika tak disertai perencanaan yang matang, keuangan bisa habis, jadi harus lebih bijak,” tuturnya.
Menurutnya, langkah sederhana yang dapat dilakukan adalah memprioritaskan kebutuhan dibandingkan keinginan. “Sebelum membeli sesuatu, penting bertanya apakah barang tersebut benar-benar diperlukan atau hanya dorongan sesaat,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya kejujuran pada diri sendiri dalam mengelola pengeluaran selama Ramadan. “Kita harus jujur pada diri sendiri, ini memang perlu atau cuma karena ingin saja,” kata Sulaiman.
Sulaiman juga menyarankan agar masyarakat tidak berlebihan dalam menyiapkan menu berbuka puasa. “Takjil sederhana sudah cukup untuk berbuka tanpa harus berlebihan setiap hari,” jelasnya.
Ia mencontohkan menu rumahan seperti gorengan atau kolak buatan sendiri yang dinilai lebih hemat dibandingkan membeli makanan di luar. “Cara ini efektif menekan pengeluaran yang tidak penting sehingga keuangan bisa tetap stabil sampai Lebaran,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....