Pentingnya Menjaga Hati dan Lisan agar Tidak Menjadi Muflis

  • 29 Mar 2025 18:15 WIB
  •  Sibolga

KBRN, Sibolga : Seseorang dapat kehilangan segalanya jika tidak berhati-hati dalam berbicara dan bersikap terhadap sesama, sehingga penting untuk menjaga hati dan lisan dalam kehidupan sehari-hari.

Hal itu disampaikan Ustadz Jordan El Fath saat Tauladan Pro 2 Sibolga, Sabtu (29/3/2025). Ustadz Jordan mengatakan konsep "muflis" dalam Islam yakni seseorang yang bangkrut di akhirat karena amal baiknya habis akibat menyakiti orang lain dengan lisan maupun perbuatan.

“Banyak orang berpikir bahwa kebangkrutan hanya berkaitan dengan materi, padahal yang lebih berbahaya adalah muflis di akhirat. Seseorang yang memiliki banyak pahala bisa kehilangan semuanya jika hatinya penuh dengan kebencian dan lisannya menyakiti orang lain,” katanya.

Ia mengingatkan bahwa dalam kehidupan sosial, kata-kata yang diucapkan memiliki dampak besar, baik dalam hubungan personal maupun dalam dunia profesional. “Di era digital seperti sekarang, banyak yang kurang memperhatikan ucapan mereka di media sosial. Padahal, satu kalimat yang menyakitkan bisa berdampak panjang dan merusak hubungan,” tambahnya.

Ustadz Jordan mengajak masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam berbicara dan berperilaku. “Sebelum berbicara, tanyakan dulu pada diri sendiri, apakah ini benar? Apakah ini baik? Apakah ini bermanfaat? Jika tidak, lebih baik diam,” tegasnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga hati dengan selalu berpikir positif dan tidak mudah terbawa emosi. “Kalau hati kita bersih, maka ucapan dan tindakan kita juga akan baik. Jadi, mari kita sama-sama belajar untuk menjaga hati dan lisan agar tidak menjadi orang yang muflis,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....