Iman dan Rasa Malu Sebagai Pondasi Akhlak

  • 05 Mar 2026 00:02 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga - Meningkatkan iman dan rasa malu menjadi pembahasan yang menggugah dalam suasana Ramadan tahun ini. Kedua nilai tersebut diyakini sebagai fondasi penting dalam membentuk pribadi Muslim yang berakhlak.

Topik ini dibahas bersama Ustaz Miftahul Ma'arif dalam program Obrolan Ramadan Pro 1. Acara tersebut disiarkan secara live streaming di platform YouTube pada Selasa, 3 Maret 2026.

Dalam dialog tersebut, Ustaz Miftahul Ma’arif menjelaskan pengertian iman sebagai keyakinan dalam hati. Iman, menurutnya, dibuktikan melalui ucapan dan perbuatan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga menerangkan bahwa rasa malu merupakan bagian dari cabang iman. “Iman dan malu itu saling berkaitan dan tidak bisa dipisahkan,” ujarnya dalam perbincangan.

Menurutnya, ketika iman seseorang semakin kuat maka rasa malu akan tumbuh. "Rasa malu itu mendorong seseorang menjaga sikap, ucapan, dan perilaku," ujarnya

Ustaz Miftahul Ma’arif menegaskan bahwa malu bukan berarti rendah diri. “Malu yang dimaksud adalah malu berbuat maksiat dan melanggar perintah Allah,” katanya.

Melalui Obrolan Ramadan Pro 1, masyarakat diajak memperkuat iman selama Ramadan. Pembahasan ini diharapkan mendorong umat meningkatkan ibadah serta menjaga akhlak selama Ramadan dengan memperbanyak amal saleh.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....