Mata Panda, ternyata Bukan Hanya karena Kurang Tidur
- 30 Sep 2026 19:48 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga — Mata panda atau lingkaran hitam di bawah mata sering dianggap sebagai tanda kurang tidur. Padahal, kondisi tersebut juga dapat disebabkan oleh berbagai faktor lain yang berkaitan dengan tubuh dan kebiasaan sehari-hari.
Dilansir dari Alodokter.com, mata panda dapat terjadi akibat kurang tidur, dehidrasi, proses penuaan, hingga alergi. Kondisi ini dapat dialami siapa saja dan membuat area bawah mata terlihat lebih gelap dibandingkan kulit di sekitarnya.
Kurang tidur menjadi salah satu penyebab yang cukup umum karena dapat membuat pembuluh darah di bawah mata lebih terlihat. Kebiasaan menatap layar dalam waktu lama juga dapat menyebabkan ketegangan mata dan membuat area sekitarnya tampak lebih gelap.
Faktor usia dan genetik juga dapat memengaruhi munculnya mata panda. Selain itu, kurangnya cairan dalam tubuh dapat membuat kulit bawah mata terlihat lebih cekung dan kusam.
“Selama ini saya kira mata panda cuma karena kurang tidur. Ternyata ada banyak penyebab lain yang perlu diperhatikan.” ujar Serena seorang pendengar Pro 2 RRI Sibolga pada program Jaga Malam, 29 September 2026.
Kebiasaan merokok dan konsumsi minuman beralkohol juga dapat berkontribusi terhadap munculnya lingkaran hitam. Merokok juga dapat memengaruhi kolagen sehingga kulit lebih mudah terlihat kusam dan kendur.
Paparan sinar matahari juga dapat membuat kulit sekitar mata menjadi lebih gelap. Kondisi tersebut berkaitan dengan peningkatan produksi melanin atau pigmen yang memberi warna pada kulit.
Alergi dan mata kering juga dapat menyebabkan lingkaran hitam di bawah mata. Reaksi alergi dapat membuat pembuluh darah melebar sehingga lebih terlihat melalui kulit tipis di sekitar mata.
Mata panda tidak selalu menunjukkan seseorang kurang tidur. Mengenali penyebabnya dapat membantu menentukan kebiasaan atau kondisi yang perlu diperhatikan untuk menjaga kesehatan area sekitar mata.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....