Cara Mengatasi Hypophrenia, dari Terapi hingga Pola Hidup Sehat

  • 25 Agt 2026 09:01 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga — Perasaan sedih atau hampa yang muncul tanpa alasan jelas perlu diperhatikan, terutama jika berlangsung terus-menerus. Penanganannya dapat dilakukan melalui dukungan profesional, perubahan pola hidup, serta dukungan dari orang-orang terdekat.

Melansir Alodokter, konsultasi dengan psikolog dapat membantu seseorang memahami dan mengelola perasaan yang dialami. Dalam kondisi tertentu, dokter juga dapat memberikan penanganan medis sesuai dengan penyebab dan kondisi masing-masing.

Selain mendapatkan bantuan profesional, menerapkan pola hidup sehat juga dapat mendukung kesehatan mental. Olahraga secara rutin, tidur yang cukup, mengelola stres, dan menjaga hubungan sosial dapat menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan emosi.

Salah satu pendengar Pro 2 RRI Sibolga, Maya, mengaku kondisi emosinya perlahan menjadi lebih stabil setelah rutin berolahraga dan mulai terbuka kepada keluarganya. Dalam pesan interaktif WhatsApp program Jaga Malam, Rabu, 19 Agustus 2026, Maya menceritakan pengalamannya.

“Dulu sering merasa kelelahan dan kosong. Setelah ke psikolog, aku mulai bisa mengelola stres, Kak. Aku juga mulai bercerita kepada keluarga atau orang terdekat. Ternyata, hal itu membuat perasaanku jauh lebih tenang,” ujar Maya.

Pengalaman Maya menunjukkan pentingnya memiliki lingkungan yang mendukung ketika seseorang mengalami perubahan suasana hati. Dukungan keluarga dapat membantu seseorang merasa lebih nyaman untuk bercerita dan mencari bantuan ketika membutuhkannya.

Jika rasa sedih atau hampa berlangsung terus-menerus hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, jangan mengabaikannya. Berkonsultasi dengan psikolog, psikiater, atau tenaga kesehatan dapat membantu mengetahui kondisi yang dialami dan menentukan penanganan yang sesuai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....