Jalan Rusak Hambat Akses Kesehatan Masyarakat Desa

  • 20 Agt 2026 22:15 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga – Kondisi infrastruktur jalan turut menentukan kemudahan masyarakat desa memperoleh pelayanan kesehatan. Jalan rusak dan sulit dilalui dapat memperpanjang waktu perjalanan menuju puskesmas atau rumah sakit.

Tanggapan tersebut disampaikan oleh Klis, pendengar pro 1 RRI Sibolga. Klis hadir melalui sambungan telepon dalam Program Opini Publik, Rabu 19 Agustus 2026.

Kondisi infrastruktur jalan menjadi persoalan ketika masyarakat membutuhkan pelayanan kesehatan. Akses jalan yang buruk dapat menyulitkan warga mencapai fasilitas kesehatan, terutama dalam keadaan darurat.

“Kalau jalan rusak, masyarakat yang sakit tentu membutuhkan waktu lebih lama untuk sampai ke rumah sakit,” ujar Klis. Kondisi tersebut dapat menyulitkan pasien memperoleh penanganan kesehatan dengan segera.

Persoalan tersebut semakin dirasakan masyarakat yang tinggal jauh dari fasilitas pelayanan kesehatan. Jarak yang jauh ditambah kondisi jalan buruk membuat perjalanan menjadi lebih sulit dan membutuhkan biaya tambahan.

“Bukan hanya jaraknya yang jauh, ongkos kendaraan juga bisa bertambah kalau kondisi jalannya sulit,” katanya. Biaya perjalanan tersebut dapat menjadi beban tambahan bagi masyarakat desa.

Pemerintah perlu memperhatikan kualitas jalan yang menjadi akses utama masyarakat menuju fasilitas kesehatan. Perbaikan jalan dinilai dapat mempercepat mobilitas warga dan mempermudah akses terhadap pelayanan kesehatan.

“Jalan yang bagus akan memudahkan masyarakat ketika harus berobat atau membawa keluarga ke rumah sakit,” ujar Klis. Ia berharap perbaikan jalan juga menjangkau wilayah pedesaan yang masih sulit diakses.

Klis menilai kondisi jalan juga penting diperhatikan ketika masyarakat membutuhkan layanan kesehatan dalam situasi darurat. Ambulans dan kendaraan pengangkut pasien membutuhkan akses yang aman agar dapat mencapai fasilitas kesehatan lebih cepat.

Pemerintah diharapkan memperbaiki infrastruktur jalan secara merata, terutama yang menghubungkan desa dengan fasilitas pelayanan kesehatan. Dengan akses yang lebih baik, masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan secara lebih cepat, mudah, dan terjangkau.

Melalui program Opini Publik, Klis berharap pembangunan jalan tidak hanya berorientasi pada mobilitas masyarakat. Menurutnya, infrastruktur jalan juga harus mendukung pemenuhan kebutuhan dasar, termasuk akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....