Transformasi Layanan Kesehatan Primer Perkuat Akses Pelayanan
- 20 Jul 2026 16:52 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan terus memperkuat pelayanan kesehatan dasar melalui Transformasi Layanan Kesehatan Primer atau Program SEHAT. Program ini bertujuan menghadirkan layanan kesehatan yang lebih mudah diakses, berkualitas, serta berorientasi pada upaya promotif dan preventif guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Transformasi Layanan Kesehatan Primer menempatkan puskesmas sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan yang menyeluruh. Pelayanan tersebut meliputi upaya promotif, preventif, kuratif, hingga rehabilitatif agar masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang berkesinambungan sejak usia dini hingga lanjut usia.
| Baca juga: Kenapa Memilih IVA Test? |
Melalui pendekatan siklus hidup, program ini memberikan perhatian terhadap kesehatan ibu hamil, bayi, balita, anak, remaja, dewasa, hingga lansia. Masyarakat juga didorong untuk rutin memanfaatkan layanan kesehatan seperti pemeriksaan kesehatan berkala, imunisasi lengkap, pemantauan tumbuh kembang anak, deteksi dini penyakit tidak menular, serta edukasi mengenai pola hidup bersih dan sehat.
Sri Wahyuni, PLt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Sibolga, saat program Indonesia Sehat, Senin, 20 Juli 2026 mengatakan Transformasi Layanan Kesehatan Primer menjadi langkah strategis dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Menurutnya, puskesmas tidak hanya berfungsi mengobati penyakit, tetapi juga menjadi pusat edukasi, pencegahan, dan pendampingan kesehatan bagi masyarakat.
"Melalui Transformasi Layanan Kesehatan Primer, kami ingin memastikan setiap masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau, bermutu, dan berkesinambungan. Peran puskesmas sangat penting dalam mendukung upaya promotif dan preventif agar masyarakat tetap sehat serta penyakit dapat dideteksi sejak dini," kata Sri Wahyuni.
Selain memperkuat pelayanan di puskesmas, pemerintah juga meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan melalui berbagai pelatihan dan pemanfaatan teknologi digital. Penguatan jejaring pelayanan hingga tingkat desa dan kelurahan diharapkan mampu mempercepat akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang berkualitas.
“Keberhasilan Program SEHAT membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat dengan memanfaatkan layanan kesehatan secara rutin. Ia berharap meningkatnya pemeriksaan kesehatan berkala, imunisasi, deteksi dini penyakit dan upaya pencegahan stunting dapat mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, serta mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045,” tutup Sri Wahyuni.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....