Bahaya Interaksi Obat dengan Makanan yang Sering Diabaikan Masyarakat
- 18 Mei 2026 07:17 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Bahaya interaksi obat dengan makanan masih sering diabaikan masyarakat meskipun dapat memengaruhi efektivitas pengobatan secara signifikan. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan akibat perubahan penyerapan dan kerja obat di tubuh.
Informasi tersebut disampaikan oleh Apt. Kikin Ogi Fauziah, S. Farm selaku Apoteker, kepada Pro 1. Informasi tersebut disampaikan pada Program Acara Sibolga Siang, Minggu 17 Mei 2026.
Banyak masyarakat masih mengonsumsi obat bersamaan makanan tertentu tanpa memahami risiko kesehatan serius sebenarnya. Menurutnya, kebiasaan tersebut dapat mengurangi efektivitas pengobatan bahkan menimbulkan efek samping berbahaya bagi tubuh seseorang tertentu.
Susu sering memengaruhi penyerapan antibiotik tertentu sehingga proses pengobatan berlangsung kurang maksimal bagi pasien. “Masyarakat perlu memahami tidak semua obat aman diminum bersamaan susu karena beberapa kandungan dapat menghambat penyerapan,” ujar Kikin.
| Baca juga: Kebiasaan Sederhana Memperlambat Penuaan |
Selain susu, kopi dan teh juga berpotensi meningkatkan efek samping beberapa obat apabila dikonsumsi secara bersamaan. "Kandungan kafein dalam minuman tersebut dapat memengaruhi kinerja obat sehingga pasien dapat mengalami gangguan kesehatan tertentu setelahnya," jelas Kikin.
"Jeruk bali menjadi salah satu buah yang dapat memengaruhi metabolisme beberapa jenis obat tertentu," lanjut Kikin. Kadar obat dapat meningkat berlebihan dalam tubuh apabila dikonsumsi bersamaan jeruk bali tanpa pengawasan tenaga kesehan.
Kikin juga mengingatkan masyarakat selalu membaca aturan penggunaan obat sebelum mengonsumsi makanan ataupun minuman tertentu setiap harinya. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah kegagalan pengobatan serta mengurangi risiko munculnya komplikasi kesehatan serius nantinya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....