Pola Diet Sehat
- 07 Mei 2026 01:44 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Peringatan Hari Tanpa Diet Internasional menjadi momentum penting mengedukasi masyarakat tentang pola diet yang benar. Fenomena diet ekstrem yang menyiksa diri dinilai berisiko bagi kesehatan dan sering berujung pada kegagalan jangka panjang.
Dalam program Sibolga Malam Ini Pro1 RRI Sibolga, hal ini disampaikan oleh Nanda Aurelia melalui sambungan telepon selular. Nanda Aurelia merupakan seorang wanita berusia 36 tahun yang sedang menjalani program diet selama lima bulan terakhir ini.
"Saya pernah mencoba diet ketat, tapi justru membuat tubuh lemah dan akhirnya gagal mempertahankan hasilnya," ujarnya kepada penyiar. Ia mengaku pengalaman tersebut menjadi pelajaran penting untuk lebih memahami kebutuhan tubuh dan menghindari metode diet yang berlebihan.
Menurutnya, diet yang sehat harus dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan keseimbangan nutrisi serta kebutuhan energi tubuh setiap hari. Pendekatan ini dinilai lebih efektif karena tidak membebani tubuh dan mampu memberikan hasil yang lebih stabil dalam jangka panjang.
Selain itu, diet yang salah seringkali membuat seseorang mengalami stres serta gangguan kesehatan akibat pembatasan makanan secara berlebihan. Kondisi tersebut dapat berdampak pada penurunan daya tahan tubuh serta mengganggu aktivitas sehari hari jika tidak ditangani dengan baik.
"Sekarang saya lebih memilih diet sehat dengan pola makan seimbang dan olahraga ringan agar hasilnya lebih bertahan lama," katanya. Ia menilai perubahan gaya hidup yang realistis jauh lebih penting dibandingkan mengejar hasil cepat yang berisiko bagi kesehatan tubuh.
Peringatan ini juga mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam memilih metode diet serta tidak mudah terpengaruh tren yang belum tentu aman. Kesadaran akan pentingnya kesehatan menjadi kunci agar masyarakat dapat menjalani diet dengan cara yang benar dan bertanggung jawab.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....