Pahami Aturan Minum Obat Dalam Sehari

  • 07 Feb 2026 10:48 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga - Aturan minum obat beberapa kali sehari terdengar sederhana, namun masih banyak yang keliru menerapkannya. Kesalahan jadwal minum obat bisa memengaruhi keberhasilan pengobatan, hal ini disampaikan apt. Kikin Ogi Fauziah, S.Farm pada Sibolga Menyapa Pagi, Jumat, 6 februari 2026.

Menurut Kikin, jadwal minum obat dibuat bukan tanpa alasan, melainkan untuk menjaga kadar obat tetap stabil. “Kalau jaraknya tidak teratur, efektivitas obat bisa menurun, bahkan bisa membuat bakteri atau virus resisten,” jelasnya.

Untuk obat yang diminum dua kali sehari, jarak waktu idealnya sekitar dua belas jam agar efeknya merata. “Contohnya jam tujuh pagi dan jam tujuh malam, supaya tubuh lebih teratur,” katanya.

Sementara itu, obat yang diminum tiga kali sehari seharusnya dikonsumsi setiap delapan jam, bukan sekadar pagi, siang, dan malam. “Banyak orang minum jam delapan, dua belas, lalu delapan malam, itu belum tepat,” ujarnya.

Jika terlambat minum obat disarankan segera diminum ketika ingat tanpa menggandakan dosis berikutnya, “Minum dobel justru berbahaya, karena risiko efek sampingnya meningkat,” tegasnya. keterlambatan satu hingga dua jam masih bisa ditolerir, selama tidak sering terjadi.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan aturan minum obat sebelum atau sesudah makan sesuai etiketnya. “Ada obat yang harus perut kosong, ada juga yang wajib setelah makan,” tambahnya.

Dengan memahami jarak waktu, aturan makan, dan konsistensi konsumsi obat, terapi menjadi lebih aman dan efektif. Kikin juga mengimbau agar masyarakat untuk proaktif bertanya kepada apoteker jika diperlukan.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....