Kurang Tidur Ancam Produktivitas Masyarakat

  • 07 Feb 2026 03:08 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga - Kurang tidur kini menjadi ancaman serius bagi produktivitas masyarakat, terutama di tengah gaya hidup modern yang serba cepat. Hal ini tuturkan Hernia Putri seorang psikolog klinis yang fokus pada kesehatan tidur pada program acara Jaga Malam, Pro 2 RRI Sibolga pada Jumat, 6 Februari 2026.

Aktivitas kerja yang padat, penggunaan gadget hingga larut malam, serta tekanan sosial membuat waktu istirahat sering kali terabaikan.  "Orang kerja dengan jadwal yang kadang di luar nalar, gadget selalu tersedia samping tempat tidur, dan kehidupan sosial di luar rumah yang bisa saja buat banyak pikiran membuat seseorang tak ada waktu memikirkan istirahat," Ujarnya.

Hernia menekankan padahal, tidur yang cukup merupakan kebutuhan dasar tubuh untuk menjaga kesehatan fisik dan mental. "Kurang tidur padahal bukan sekadar masalah sepele bagi kesehatan fisik dan mental kita semua," Katanya.

Kondisi ini dapat berdampak langsung pada kemampuan seseorang dalam bekerja dan melakukan interaksi sosial dalam kehidupan sehari-hari. "Tidur yang tidak berkualitas membuat tubuh tidak memiliki cukup waktu untuk memulihkan energi dan fungsi otak," Ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa individu yang mengalami kurang tidur cenderung sulit berkonsentrasi, mudah lelah, dan lebih emosional. Hal tersebut berpengaruh pada penurunan kinerja, baik di lingkungan kerja maupun dalam kegiatan sehari-hari.

Lebih lanjut, Hernia menambahkan bahwa kurang tidur dalam jangka panjang juga dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan. Beberapa diantaranya adalah stres kronis, gangguan metabolisme, hingga penyakit jantung pada individu.

Kondisi ini akan semakin terasa pada kelompok usia produktif yang dituntut untuk selalu aktif dan responsif. Oleh karena itu, Hernia Putri mengajak masyarakat untuk memprioritaskan waktu tidur sebagai bagian dari investasi kesehatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....