ADHD, Kondisi Neurodevelopmental yang Perlu Dipahami
- 28 Jan 2026 16:23 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) adalah kondisi perkembangan otak yang memengaruhi kemampuan seseorang untuk fokus, mengendalikan impuls, dan tetap tenang dalam aktivitas sehari-hari.
Dilansir dari laman Alodokter.com, Rabu, 28 Januari 2026 gangguan ini paling sering ditemukan pada anak-anak dan dapat berlanjut hingga usia dewasa. Penderita ADHD menunjukkan gejala seperti sulit berkonsentrasi, impulsif, dan hiperaktif dibandingkan individu lain seusianya.
ADHD dapat dialami oleh siapa saja tanpa memandang latar belakang sosial. Gejala biasanya mulai terlihat sejak masa kanak-kanak, terutama saat anak mulai menghadapi tuntutan akademik dan sosial.
Kondisi ini sering muncul di berbagai lingkungan, seperti di rumah, sekolah, hingga tempat kerja. Gangguan perhatian dan perilaku tersebut dapat memengaruhi aktivitas belajar, pekerjaan, serta hubungan sosial penderitanya.
Penyebab pasti ADHD belum sepenuhnya dipahami secara medis. Namun, faktor genetik serta perbedaan cara kerja otak diyakini berperan dalam munculnya gangguan ini.
Pemahaman yang tepat tentang ADHD diperlukan agar masyarakat tidak keliru menilai perilaku penderita. ADHD bukan sekadar perilaku “anak yang aktif” dan tidak dapat ditentukan hanya melalui pengamatan singkat atau video di media sosial.
Diagnosis ADHD dilakukan melalui pemeriksaan menyeluruh oleh tenaga medis profesional. Penilaian dilakukan berdasarkan riwayat perilaku, observasi, serta kriteria diagnosis yang telah ditetapkan secara medis.
Penanganan ADHD mencakup dukungan psikologis, terapi perilaku, serta intervensi medis bila diperlukan. Dengan penanganan yang tepat dan dukungan lingkungan, penderita ADHD dapat menjalani kehidupan sehari-hari secara lebih optimal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....