Telepon Satelit Penting saat Jaringan Lumpuh di Daerah Bencana

  • 02 Mar 2026 09:21 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga - Bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Sibolga dan Tapanuli Tengah beberapa waktu yang lalu menyebabkan jaringan komunikasi seluler terputus total sehingga masyarakat kesulitan berkomunikasi. Kejadian ini menunjukkan betapa pentingnya sarana komunikasi yang tangguh dalam situasi darurat karena infrastruktur telekomunikasi konvensional dapat rusak akibat kondisi alam ekstrem.

Dilansir dari laman idth.co.id, 26 Mei 2025, telepon satelit menjadi salah satu solusi komunikasi darurat yang tidak bergantung pada jaringan seluler atau BTS di darat. Berbeda dengan telepon biasa yang membutuhkan jaringan operator, telepon satelit menggunakan satelit yang mengorbit bumi sehingga dapat tetap berfungsi meskipun infrastruktur lokal lumpuh.

Perangkat telepon satelit ideal digunakan di wilayah terpencil atau saat bencana karena jaringan satelit tidak terpengaruh oleh kerusakan jaringan darat. Selama krisis komunikasi akibat bencana alam, telepon satelit menjadi alat penting bagi tim penanggulangan untuk mengirim informasi situasi secara real-time.

Selain itu, telepon satelit memiliki jangkauan global yang memungkinkan komunikasi tetap berjalan meskipun berada jauh dari area yang terhubung dengan jaringan telepon biasa. Keandalan sinyal ini menjadi aspek dasar dalam operasi tanggap darurat.

Penggunaan telepon satelit juga menjadi bagian dari strategi kesiapsiagaan bencana, karena perangkat ini dapat dimasukkan ke dalam kit darurat sehingga masyarakat siap menghadapi situasi darurat kapan saja. Dengan demikian, warga yang tinggal di daerah rawan bencana dapat tetap terhubung dengan layanan darurat dan orang terdekat meskipun jaringan lokal tidak berfungsi.

Selain komunikasi suara, telepon satelit juga dapat mendukung pengiriman pesan teks dan data penting seperti koordinat lokasi, gambar kerusakan, dan informasi kesehatan. Kemampuan ini meningkatkan efektivitas kerja tim penyelamat serta membantu mengurangi risiko kelalaian informasi selama proses tanggap darurat.

Kejadian terputusnya jaringan komunikasi di Sibolga dan Tapanuli Tengah menjadi pengingat bahwa infrastruktur telepon satelit merupakan investasi penting dalam mitigasi risiko bencana. Keberadaan telepon satelit dapat meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap gangguan komunikasi sekaligus mempercepat respon tanggap darurat bencana di masa yang akan datang.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....