Semarak HUT ke-81 RI, Wali Kota Sibolga Hadiri Gerakan Pangan Murah
- 12 Agt 2026 17:28 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menghadiri kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut berlangsung di Laman Gadang Kota Sibolga, Kelurahan Pancuran Gerobak, Kecamatan Sibolga Kota, pada Rabu, 12 Agustus 2026) siang.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menyampaikan Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Sibolga menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Pemerintah Kota Sibolga hadir melalui Gerakan Pangan Murah dan bekerja sama dengan Bulog untuk menyediakan sejumlah bahan pokok, seperti beras SPHP, Minyakita, gula, dan telur. Untuk telur, kita bekerja sama dengan distributor,” ucap Wali Kota.
Sejumlah bahan pangan yang disediakan dalam kegiatan tersebut dijual dengan harga di bawah harga pasar. Beras SPHP dijual seharga Rp58.000 per kemasan 5 kilogram, sedangkan harga di pasaran sekitar Rp60.000. Minyakita dijual Rp15.000 per liter, dibandingkan harga pasar sekitar Rp18.000. Gula dijual Rp19.000 per kilogram, sementara harga pasar sekitar Rp20.000. Sementara itu, telur dijual Rp48.000 per papan, dibandingkan harga pasar sekitar Rp50.000.
Untuk memastikan pemerataan dan memberikan kesempatan kepada lebih banyak masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau, pembelian dibatasi sesuai ketentuan. Setiap pembeli dapat membeli maksimal tiga liter Minyakita, lima karung beras dengan berat masing-masing 5 kilogram, tiga kilogram gula, dan dua papan telur.
Menurut Wali Kota, Gerakan Pangan Murah juga menjadi salah satu langkah Pemerintah Kota Sibolga dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi. Upaya tersebut dinilai semakin penting setelah kebakaran Pasar Sibolga Nauli yang turut berdampak terhadap aktivitas perdagangan dan pemenuhan kebutuhan masyarakat.
“Pemerintah Kota Sibolga terus berupaya menekan inflasi. Kondisi ini tentunya juga berkaitan dengan terbakarnya Pasar Sibolga Nauli. Namun, pemerintah akan selalu hadir untuk menjaga stabilitas harga di masyarakat, sehingga bahan pokok tetap dapat dijangkau untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” jelas Wali Kota.
Lebih lanjut, Wali Kota berharap Gerakan Pangan Murah tidak hanya dilaksanakan pada momentum peringatan HUT Kemerdekaan RI, tetapi dapat terus digelar pada berbagai kesempatan dengan dukungan berbagai pihak, termasuk Bulog dan Bank Indonesia.
“Harapannya, bukan hanya pada momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia saja. Pada kegiatan-kegiatan lainnya, kita juga akan melaksanakan gerakan pangan murah dengan dukungan Bulog dan Bank Indonesia. Dengan demikian, pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat untuk membantu menekan harga bahan pokok dan meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” tambah Wali Kota
Melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah tersebut, Pemerintah Kota Sibolga berkomitmen untuk terus menjaga ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga pangan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat serta mendukung pengendalian inflasi daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kota Sibolga, Drs. Herman Suwito, M.M., Plt. Kepala Dinas Perikanan, Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Sibolga, Julius Partogi Sihaloho, S.Pi., Camat Sibolga Kota, para lurah se-Kecamatan Sibolga Kota, serta masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....