Bupati Taput Dukung Pembangunan Sekolah Katolik di Pangaribuan
- 08 Jun 2026 16:32 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Tapanuli Utara – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menegaskan komitmennya untuk terus berjalan beriringan dengan institusi keagamaan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Hal tersebut disampaikan Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., saat menghadiri Perayaan Ekaristi sekaligus Inaugurasi dan Pelantikan Dewan Pastoral Paroki (DPP) Kuasi Paroki Santo Yohanes Maria Vianney Pangaribuan di Desa Lumban Sormin, Kecamatan Pangaribuan, Minggu, 7 Juni 2026.
Kegiatan yang mengusung tema “Berjalan Bersama untuk Mendengarkan, Meneguhkan, dan Mewartakan” tersebut dipimpin langsung oleh Uskup Agung Medan, Mgr. Kornelius Sipayung, dan dihadiri Ketua DPRD Tapanuli Utara Arifin Rudi Nababan, Dandim 0210/TU Letkol Kav. Ronald Tampubolon selaku Ketua Panitia, jajaran OPD Pemkab Taput, Ketua TP PKK Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat, serta ribuan umat Katolik.
Turut hadir pula Anggota DPR RI Rapidin Simbolon, Wakil Bupati Toba Audi Murphy Sitorus, dan Sekretaris Daerah Tapanuli Tengah Binsar Sitanggang.
Berdasarkan Surat Keputusan Keuskupan Agung Medan tertanggal 24 Februari 2026, Kuasi Paroki Santo Yohanes Maria Vianney Pangaribuan merupakan pemekaran dari Paroki Tarutung yang menaungi 19 stasi di empat kecamatan, yakni Garoga, Pangaribuan, Sipahutar, dan Siatas Barita.
Dalam khotbahnya, Uskup Agung Medan Mgr. Kornelius Sipayung menekankan pentingnya pelayanan pastoral yang dekat dengan umat, mengingat kondisi geografis wilayah yang cukup luas. Ia juga menyampaikan rencana strategis Keuskupan untuk membangun sekolah Katolik di wilayah Pangaribuan dan mengharapkan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Tapanuli Utara menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk mendukung penuh pembangunan sekolah Katolik di Pangaribuan sebagai bagian dari penguatan sektor pendidikan di daerah.
Bupati juga mengapresiasi kontribusi nyata institusi Katolik yang selama ini berperan dalam bidang pendidikan dan kesehatan di Tapanuli Utara, termasuk keberadaan Rumah Sakit Santo Lusia di Siborongborong yang dinilai telah memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan dipercaya masyarakat.
“Pemerintah dan gereja adalah institusi yang berbeda, namun memiliki tujuan yang sama, yaitu melayani masyarakat. Pemerintah melayani dari sisi regulasi dan kesejahteraan, sedangkan gereja dari sisi kerohanian. Kami menyambut baik dan siap mendukung pembangunan sekolah Katolik di Pangaribuan sebagai investasi masa depan pendidikan anak-anak kita,” ujar Bupati JTP Hutabarat.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan gereja menjadi bagian penting dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia di Tapanuli Utara.
Menutup sambutannya, Bupati mengucapkan selamat kepada pengurus Dewan Pastoral Paroki yang baru dilantik serta Pastor Paroki Ronald Sitanggang. Ia juga mengajak umat Katolik untuk terus menjadi garam dan terang dalam kehidupan bermasyarakat serta bermitra dengan pemerintah dalam memerangi kemiskinan, meningkatkan pendidikan, dan menjaga kelestarian lingkungan di Bumi Tapanuli Utara.




Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....