Bupati Taput buka FGD Rencana Induk Pembangunan Daerah 2027–2045

  • 08 Jun 2026 15:29 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Tapanuli Utara – Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., secara resmi membuka Focus Group Discussion (FGD) Rencana Induk Pembangunan Daerah (RIPD) Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2027–2045 di Aula Martua Kantor Bupati Tapanuli Utara, Rabu, 3 Juni 2026.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa Rencana Induk Pembangunan Daerah bukan hanya dokumen perencanaan administratif, melainkan kompas pembangunan yang akan menjadi pedoman transformasi daerah hingga tahun 2045.

Menurutnya, RIPD dirancang untuk mewujudkan visi besar “Tapanuli Utara Maju, Berbudaya, dan Berkelanjutan” melalui pembangunan yang terukur, terarah, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Bupati juga memaparkan sejumlah tantangan pembangunan yang masih perlu mendapat perhatian, di antaranya penguatan hilirisasi sektor pertanian, peningkatan kualitas sumber daya manusia, percepatan penanganan stunting, pengembangan infrastruktur, serta penguatan sektor pariwisata yang terintegrasi dengan budaya dan ekonomi kreatif.

Melalui forum diskusi tersebut, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berharap memperoleh berbagai masukan strategis dari para pemangku kepentingan guna memperkaya substansi RIPD sebagai pedoman pembangunan jangka panjang daerah.

Dalam sesi pemaparan, Anggota Komisi V DPR RI, H. Musa Rajekshah, menyampaikan dukungannya terhadap penyusunan Peraturan Daerah tentang Rencana Induk Pembangunan Tapanuli Utara.

Ia menilai dokumen tersebut memiliki nilai strategis sebagai instrumen pembangunan yang dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.

“Perda Rencana Induk ini juga diharapkan nantinya menjadi contoh bagi pemerintah daerah lainnya dan berpotensi diadopsi oleh seluruh pemerintah daerah di Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPR RI Sabam Rajagukguk memaparkan pentingnya pembangunan infrastruktur dalam meningkatkan konektivitas wilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Beberapa program yang disoroti antara lain Instruksi Presiden Jalan Daerah, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), instalasi pengolahan air, serta pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT).

FGD tersebut menghadirkan Prof. Dr. Ir. Manlian Ronald A. Simanjuntak, S.T., M.T., D.Min., IPU., ASEAN Eng. sebagai host dan moderator. Narasumber lainnya yakni Sean Justin, S.Psi. dari PT Sumber Teknik Konstruksi dan Lestari Nurlela, S.E. dari PT Integritas Perkasa Konstruksi.

Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Utara, para staf ahli bupati, asisten Setdakab, pimpinan perangkat daerah, kepala instansi vertikal, pimpinan BUMN dan BUMD, para camat se-Kabupaten Tapanuli Utara, serta berbagai unsur masyarakat lainnya.

Melalui penyusunan RIPD 2027–2045, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berharap arah pembangunan daerah ke depan dapat berjalan lebih terencana, kolaboratif, dan berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta daya saing daerah di tingkat nasional.

Kegiatan tersebut dihadiri berbagai pemangku kepentingan dari tingkat pusat, provinsi, hingga daerah. Hadir di antaranya Anggota Komisi V DPR RI H. Musa Rajekshah, Anggota Komisi I DPR RI Sabam Rajagukguk, Staf Khusus Menteri Dalam Negeri Bidang Keamanan dan Hukum sekaligus Kepala Posko Nasional Satgas PRR Sumatera Kemendagri Irjen Pol. Wahyu Bintono Haribawono, S.I.K., S.H., M.H., Kepala BPIW Kementerian Pekerjaan Umum RI Dr. Adenan Rasyid, S.T., M.T., perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., unsur Forkopimda, DPRD, serta berbagai unsur masyarakat dan dunia usaha.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....