Pemkab Madina Studi Tiru Pengelolaan Serai Wangi ke Kab. Garut

  • 15 Mei 2026 08:57 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Mandailing Natal - Bupati Mandailing Natal (Madina), Saipullah Nasution membawa sejumlah kepala organisasi perangkat daerah melakukan studi tiru pengelolaan serai wangi ke Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu 13 Mei 2026. Kunjungan tersebut bertujuan mempelajari proses budidaya serai wangi mulai dari penanaman hingga pengolahan menjadi produk siap jual.

Dalam kunjungan itu, Saipullah didampingi Kepala Dinas Pertanian Taufik Zulhandra Ritonga, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Mukhtar Afandi, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Irsal Pariadi. Rombongan Pemerintah Kabupaten Madina diterima langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin bersama jajaran kepala OPD di daerah tersebut.

Studi tiru ini dilakukan sejalan dengan program Pemkab Madina yang tengah menyiapkan pengembangan budidaya serai wangi di sejumlah kecamatan. Pada tahap awal, pemerintah daerah telah melakukan sosialisasi kepada kepala desa dan masyarakat di sembilan kecamatan yang ditetapkan sebagai lokasi pengembangan tanaman tersebut.

Garut dipilih karena daerah itu dikenal berhasil mengembangkan serai wangi sejak tahun 1970-an, bahkan produk turunannya telah menembus pasar ekspor. Rombongan Pemkab Madina juga mengunjungi Koperasi Produsen Multipihak Rasana Rasyidah Mandiri yang menjadi salah satu pelaku utama usaha minyak atsiri di Garut.

Dalam pertemuan tersebut, pengurus koperasi memaparkan tata kelola kelembagaan, proses pengolahan, hingga peluang pasar produk berbahan baku serai wangi. Para peserta studi tiru turut diajak melihat langsung perkebunan dan pabrik penyulingan tanaman Cymbopogon nardus.

Saipullah Nasution mengatakan pengembangan serai wangi di Madina diharapkan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat, khususnya petani. Pemkab Madina sendiri telah menyiapkan lahan sekitar 720 hektare untuk mendukung program budidaya serai wangi tersebut.

“Kami ingin masyarakat memiliki alternatif usaha yang bernilai ekonomi tinggi. Dari hasil studi ini, kami melihat serai wangi memiliki potensi besar karena dapat diolah menjadi berbagai produk seperti kosmetik, farmasi, pakan ternak, hingga pestisida nabati,” ujarnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....