Pemkab Tapteng Gelar RKPD 2027

  • 13 Apr 2026 08:01 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Tapanuli Tengah - Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapanuli Tengah), Binsar TH Sitanggang, membuka secara resmi Forum Konsultasi Publik dalam rangka Penyempurnaan Rancangan Awal RKPD Kabupaten Tapteng Tahun 2027. Kegiatan tersebut digelar di Ruang Rapat Bappeda Tapteng, Kamis 9 April 2026.

Dalam sambutannya, Binsar menyampaikan bahwa Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) merupakan penjabaran dari RPJMD yang memuat kerangka ekonomi daerah, prioritas pembangunan, serta rencana kerja dan pendanaan tahunan. Penyusunannya berpedoman pada RKP dan program strategis nasional yang ditetapkan pemerintah pusat.

Ia menjelaskan, RKPD Tapteng Tahun 2027 mengacu pada tema RKP tahun 2027 yang merupakan bagian dari pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Tema pembangunan daerah sendiri adalah “Percepatan Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Ketahanan Bencana” sebagai respons atas dampak bencana yang terjadi di wilayah Tapteng.

Binsar mengungkapkan, bencana hidrometeorologi berupa banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada November 2025 serta banjir susulan pada Februari 2026 telah menyebabkan kerusakan pada infrastruktur dasar, fasilitas umum, dan permukiman warga. Karena itu, pemerintah daerah memfokuskan pembangunan pada pemulihan infrastruktur, layanan dasar, serta pemulihan ekonomi masyarakat dengan pendekatan “Build Back Better and Safer”.

"Prioritas pembangunan tahun 2027 mencakup rehabilitasi infrastruktur, perbaikan hunian, pemulihan sektor pertanian, layanan pendidikan dan kesehatan, pemulihan UMKM, hingga penguatan tata kelola pemerintahan," Tegasnya. Forum konsultasi publik ini disebutnya sebagai ruang strategis untuk melibatkan seluruh pemangku kepentingan dalam penyempurnaan dokumen perencanaan pembangunan daerah.

Kegiatan tersebut turut menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya perwakilan Badan Pusat Statistik, Bappeda Tapteng, dan BPKAD Tapteng yang membahas kondisi sosial ekonomi, arsitektur perencanaan, serta proyeksi kemampuan keuangan daerah. Sejumlah unsur masyarakat, mulai dari OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, LSM, hingga BUMD, juga turut hadir dalam forum tersebut.


google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....