Dinkes Kota Sibolga: 41 orang Diduga Keracunan Makanan

  • 06 Mar 2026 16:43 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga - Sebanyak 41 orang mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi mie tek-tek dari salah satu pedagang di Sibolga. Peristiwa yang diduga sebagai kasus keracunan makanan ini terjadi pada 5 Maret 2026.

Para korban terdiri dari berbagai kelompok usia, mulai dari balita hingga orang dewasa. Korban tertua diketahui berusia 56 tahun. Setelah mengonsumsi makanan tersebut, para korban mengalami gejala seperti muntah, diare, dan tubuh lemas.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Sibolga, Sry Wahyuni, SKM., M.Si., membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi wartawan. Ia menjelaskan bahwa Tim Reaksi Cepat dari Dinas Kesehatan langsung turun ke lapangan untuk melakukan peninjauan setelah menerima laporan kejadian.

“Setelah dilakukan peninjauan oleh tim, para korban memang mengalami gejala muntah, diare, dan lemas yang diduga kuat akibat keracunan makanan,” ujarnya.

Dinas Kesehatan juga melakukan penelusuran ke lokasi pedagang mie tek-tek yang berada di Jalan SM Raja, tepatnya di simpang Jalan Elang, Kota Sibolga. Dari lokasi tersebut, petugas mengambil sejumlah sampel makanan serta air bersih untuk diperiksa lebih lanjut di laboratorium di Medan.

Menurut Sry Wahyuni, hasil pemeriksaan laboratorium diperkirakan baru dapat diketahui dalam waktu tiga hingga empat hari ke depan.

“Selain sampel makanan dan air, kami juga telah mengambil sampel muntahan korban untuk dilakukan pemeriksaan di laboratorium,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah rumah sakit terkait penanganan para korban. Hingga 6 Maret 2026, tidak ada korban yang dilaporkan dalam kondisi gawat.

“Terakhir tadi malam kami mendapat kabar ada pasien yang sempat lemas, kemungkinan karena dehidrasi. Namun alhamdulillah kondisinya sudah berangsur membaik,” katanya.

Disampaikannya pihaknya juga telah berkoordinasi dengan sejumlah rumah sakit agar tidak memungut biaya pengobatan bagi seluruh korban yang terdampak dalam kejadian tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....