Kenapa Makin Dewasa Makin Betah di Rumah?

  • 29 Sep 2026 17:24 WIB
  •  Sibolga
Poin Utama
  • Orang dewasa semakin memilih menghabiskan waktu di rumah daripada sering keluar untuk nongkrong, sesuai dengan perkembangan usia dan kedewasaan mereka.
  • Meningkatnya tanggung jawab pekerjaan dan kehidupan sehari-hari menjadi alasan utama perubahan preferensi gaya hidup ini.
  • Rumah berfungsi sebagai tempat istirahat dan pemulihan energi setelah menjalani aktivitas yang padat dan melelahkan.

RRI.CO.ID, Sibolga - Semakin dewasa, sebagian orang lebih memilih berada di rumah dibandingkan sering keluar untuk nongkrong. Hal tersebut dibahas dalam Sore Ceria Pro 2 RRI Sibolga, Senin, 28 September 2026.

Salah satu alasannya adalah bertambahnya tanggung jawab pekerjaan dan kehidupan sehari-hari. Setelah menjalani aktivitas padat, rumah dapat menjadi tempat untuk beristirahat dan memulihkan energi.

Selain itu, orang dewasa dapat semakin memahami aktivitas yang membuat dirinya nyaman dan tenang. Pilihan untuk berada di rumah juga dapat menjadi cara mengatur kembali energi setelah menjalani banyak kegiatan.

Psikolog menjelaskan, kebutuhan untuk menghabiskan waktu sendiri tidak hanya berkaitan dengan sifat introvert. Penelitian tentang solitude menunjukkan, waktu sendiri dapat memberikan kesempatan untuk beristirahat dan melakukan refleksi.

Seiring bertambahnya usia, seseorang juga dapat lebih selektif memilih kegiatan dan lingkungan sosialnya. Bertemu beberapa teman dekat dapat terasa lebih bermakna dibandingkan sering mengikuti kegiatan nongkrong.

Kenyamanan rumah juga memberikan kebebasan menentukan aktivitas sesuai kebutuhan dan kondisi diri. Seseorang dapat beristirahat, menjalankan hobi, menikmati keluarga, atau sekadar menikmati suasana tenang.

Salah seorang pendengar Sore Ceria, Afni, mengatakan dirinya mengalami perubahan tersebut setelah semakin dewasa. “Dulu saya sering nongkrong, sekarang pulang kerja rasanya lebih nyaman langsung di rumah,” ujarnya.

Afni mengatakan tetap menikmati pertemuan dengan teman, tetapi kini lebih memilih waktu dan tempat tertentu. Menurutnya, bertemu teman terasa lebih menyenangkan ketika dilakukan tanpa mengorbankan waktu istirahat.

Meski begitu, lebih sering berada di rumah bukan berarti seseorang tidak membutuhkan hubungan sosial. American Psychological Association menjelaskan, hubungan sosial tetap penting bagi kesehatan dan kesejahteraan seseorang.

Karena itu, betah di rumah dapat menjadi pilihan yang sehat selama seseorang tetap memiliki hubungan sosial. Yang perlu diperhatikan adalah ketika seseorang menghindari orang lain karena kesepian, kecemasan, atau tekanan tertentu.

Pada akhirnya, perubahan tersebut dapat menunjukkan pergeseran kebutuhan dan prioritas ketika seseorang semakin dewasa. Rumah bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk beristirahat dan memulihkan diri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....