Bisnis Reseller Digital Jadi Sampingan Favorit Anak Muda

  • 12 Jun 2026 20:06 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga - Di tengah ketatnya persaingan dunia kerja, bisnis reseller produk digital kini mencuat sebagai salah satu alternatif pekerjaan sampingan (side hustle) yang paling digandrungi.

Cukup bermodalkan ponsel pintar dan koneksi internet, para anak muda ini mampu meraup omzet hingga jutaan rupiah per bulan.

Produk-produk digital seperti voucher game, kuota internet, layanan premium aplikasi streaming, hingga pengisian saldo dompet digital (e-wallet) menjadi komoditas utama yang paling laris manis di pasaran.

Pengamat ekonomi, Hendra Sahputra, SE.MM, menilai tren ini lahir karena karakteristik Gen Z yang menyukai fleksibilitas dan kepraktisan.

"Bisnis reseller digital ini minim risiko. Mereka tidak perlu memikirkan stok barang fisik, gudang, atau urusan logistik pengiriman. Semuanya dilakukan lewat satu genggaman tangan, kapan saja dan di mana saja," ujar Hendra dalam acara Santai Siang Pro2 RRI Sibolga. Jum'at, 12 Juni 2026.

Selain itu, modal yang dibutuhkan terbilang sangat minim. Banyak platform penyedia layanan digital (supplier) yang mengizinkan pendaftaran agen atau reseller secara gratis dengan deposit awal yang sangat terjangkau.

Daya tarik bisnis ini dirasakan Dery, pekerja freelance yang sudah setahun terakhir menggeluti bisnis reseller digital, Dery melihat peluang bisnis dari kebutuhan teman-teman sebayanya.

"Anak-anak zaman sekarang kan hampir semuanya nonton streaming atau dengerin musik legal. Di situ peran kami sebagai reseller untuk kasih harga yang lebih ramah di kantong mereka," kata Dery.

Prospek Cerah di Masa Depan

Melihat perputaran uang yang cepat dan kebutuhan digital masyarakat yang terus meningkat, bisnis reseller digital diprediksi akan terus bertahan dan berkembang pesat.

Bagi Gen Z, bisnis ini bukan sekadar tentang mencari uang jajan tambahan, melainkan menjadi langkah awal mereka untuk belajar berwirausaha dan memahami dinamika pasar finansial di usia muda.

Selama internet masih menjadi kebutuhan pokok, maka bisnis digital akan selalu terbuka lebar bagi siapa saja yang jeli melihat peluang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....