Potensi Besar dan Tantangan Sektor Perikanan Indonesia
- 27 Mar 2026 11:01 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan potensi perikanan terbesar di dunia dengan estimasi sumber daya ikan mencapai 9,93 juta ton per tahun. Potensi ini didukung oleh luas wilayah perairan dan keanekaragaman hayati laut yang sangat tinggi, Jumat, 27 Maret 2026.
Namun, sektor perikanan nasional masih menghadapi berbagai tantangan yang memengaruhi keberlanjutan sumber daya dan kesejahteraan nelayan. Permasalahan seperti overfishing, kerusakan lingkungan, serta keterbatasan teknologi dan permodalan masih menjadi hambatan utama.
Ketua Asosiasi Pengusaha Pukat Cincin (APPC) Sibolga–Tapanuli Tengah, Kastamansyah Hutabarat menyebut potensi besar tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal oleh pelaku usaha. “Di lapangan, nelayan dan pengusaha menghadapi banyak kendala operasional yang membuat biaya produksi meningkat,” ujarnya pada Sibolga Menyapa Pro 1 RRI Sibolga.
Ia menjelaskan tingginya biaya logistik antar pulau menjadi salah satu tantangan utama dalam distribusi hasil tangkapan. “Keterbatasan fasilitas penyimpanan juga memengaruhi kualitas ikan hingga sampai ke pasar,” kata Kastamansyah.
Menurutnya, proses distribusi yang panjang kerap berdampak pada penurunan mutu ikan, terutama jika rantai dingin tidak berjalan optimal. “Kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan membuat biaya dan waktu pengiriman menjadi lebih besar,” ucapnya.
Selain itu, ia menyoroti degradasi lingkungan laut akibat limbah dan aktivitas manusia yang tidak terkendali. “Kerusakan ekosistem seperti terumbu karang dapat mengurangi populasi ikan dalam jangka panjang,” ungkapnya.
Kastamansyah menambahkan modernisasi teknologi penangkapan dan akses permodalan bagi nelayan masih belum merata. “Banyak nelayan tradisional masih menggunakan peralatan sederhana sehingga kalah dari sisi efisiensi,” katanya.
Ia menilai dukungan pemerintah sangat diperlukan untuk meningkatkan daya saing sektor perikanan nasional. “Pelatihan, akses pembiayaan, dan pembaruan armada menjadi faktor penting bagi kemajuan nelayan,” ujarnya.
Dengan pengelolaan yang tepat, potensi perikanan Indonesia dapat menjadi tulang punggung ekonomi maritim dan ketahanan pangan nasional. “Kami berharap kebijakan ke depan mampu menyeimbangkan peningkatan produksi dengan keberlanjutan sumber daya laut,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....