UMKM Naik Kelas lewat Personal Branding

  • 08 Mar 2026 13:07 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga - Upaya mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar lebih kompetitif terus dilakukan melalui pendekatan personal branding. Strategi ini dinilai efektif membantu pelaku usaha membangun kepercayaan sekaligus memperluas jangkauan pasar di era digital.

Hal ini disampaikan oleh Bagas seorang pengguna aktif media sosial dalam mendampingi sejumlah pelaku UMKM pada program acara Santai Siang, Pro 2 RRI Sibolga pada Sabtu, 7 Maret 2026. Dengan semakin meningkatnya kemajuan penggunaan media sosial, personal branding menjadi salah satu kunci agar UMKM dapat bersaing di tengah pasar yang dinamis.

Keunggulan cerita dibalik sebuah identitas usaha sangat menentukan keberhasilan usaha. "Sekarang orang gak hanya beli produk tapi membeli cerita dari profil dibaliknya, ketika pemilik usaha berani tampil dan menunjukkan prosesnya, itu membangun kedekatan emosional," Ujarnya.

Platform digital seperti Instagram dan TikTok membuka peluang besar bagi UMKM untuk memperkenalkan diri tanpa harus mengeluarkan biaya promosi besar. "Fyp media sosial menyukai akun yang aktif, jadi jangan hanya jualan, tapi juga berbagi nilai dan pengalaman," Jelasnya.

Ia mengatakan personal branding kreatif dan sesuai dengan ekspektasi yang dihadirkan membuat brand memiliki kredibilitas. "Personal branding itu gak harus sempurna, tapi soal kesesuaian dan bisa dipercaya," tutupnya

Sejumlah UMKM yang didampingi Bagas mengaku mengalami peningkatan interaksi dan penjualan setelah menerapkan strategi tersebut. Konten yang menampilkan proses produksi, testimoni pelanggan, hingga cerita jatuh bangun usaha dinilai mampu menarik perhatian pembeli.

Konsistensi unggahan konten menarik tersebut akan menjadi faktor penting di media sosial untuk membangun kepercayaan terhadap merek. Bagas mengingatkan bahwa menampilkan jati diri melalui konten akan menimbulkan rasa ketertarikan sendiri terhadap produk yang relevan.

Rekomendasi Berita