Strategi UMKM Tembus Rak Supermarket dan Naik Kelas

  • 31 Jan 2026 15:07 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga - Upaya mendorong UMKM masuk supermarket memperluas pasar produk lokal. Langkah ini membuka peluang usaha kecil tampil sejajar dengan merek ternama.

Siska, pemilik UMKM Rujak Cireng, menyampaikan target masuk ritel modern pada Santai Siang Pro 2 RRI Sibolga, Sabtu, 31 Januari 2026. Ia melihat supermarket sebagai pasar potensial yang menjanjikan pertumbuhan usaha.

Menurut Siska, banyak UMKM belum memahami standar yang diterapkan pihak supermarket. “Kualitas produk harus dibarengi kemasan dan legalitas yang sesuai,” ujarnya.

Ia menilai kemasan menjadi perhatian utama sebelum produk ditawarkan ke pihak ritel. Tampilan kemasan harus rapi, informatif, dan menarik perhatian pembeli.

Selain kemasan, Siska menyiapkan dokumen legalitas usaha secara lengkap dan tertib. Ia mengurus NIB, PIRT, dan label komposisi sesuai aturan berlaku.

Konsistensi rasa menjadi perhatian penting dalam proses produksi Rujak Cireng miliknya. “Rasa tidak boleh berubah, karena konsumen supermarket sangat selektif,” ungkapnya.

Kebersihan proses produksi diperhatikan agar memenuhi standar keamanan pangan. Langkah ini dilakukan supaya produk layak masuk rak supermarket.

Kapasitas produksi turut menjadi persiapan sebelum menjalin kerja sama dengan ritel. Siska memastikan suplai produk terpenuhi secara rutin dan stabil.

“Supermarket meminta ketersediaan stok yang terjadwal dengan baik,” katanya. Ia menyadari pentingnya manajemen produksi yang lebih disiplin.

Siska mulai merapikan pencatatan keuangan dan stok barang secara berkala. Ia ingin usahanya terlihat profesional di mata pihak ritel modern.

Sistem pembayaran di supermarket berbeda dengan penjualan langsung kepada konsumen. “Pembayaran dilakukan bertahap, jadi arus kas harus dipersiapkan,” jelasnya.

Harga produk disesuaikan tanpa menurunkan kualitas bahan baku utama. Langkah ini dilakukan agar harga tetap bersaing di pasar ritel modern.

Masuk supermarket dinilai membuka peluang promosi lebih luas bagi produk UMKM. Produk dapat lebih dikenal masyarakat melalui rak pajang.

Siska berharap semakin banyak pelaku UMKM berani mencoba masuk ritel modern. Ia yakin persiapan matang akan membawa UMKM lokal naik kelas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....