Generasi Muda Prioritaskan Harga dan Manfaat
- 05 Mar 2026 07:31 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Perubahan pola konsumsi di kalangan generasi muda semakin terlihat dalam beberapa tahun terakhir. Jika sebelumnya tren dan gengsi kerap menjadi pertimbangan utama, kini harga dan manfaat produk justru menjadi faktor dominan dalam pengambilan keputusan.
Hal ini disampaikan oleh Rian Fachrul seorang Dosen Ekonomi pada program acara Santai Siang, Pro 2 RRI Sibolga pada Rabu, 4 Maret 2026. Kondisi ekonomi yang dinamis serta kemudahan akses informasi membuat generasi muda semakin rasional dalam membelanjakan uang mereka.
Kondisi ini merupakan sebagai bentuk adaptasi terhadap situasi ekonomi yang tidak menentu. Generasi muda saat ini tumbuh di tengah berbagai tantangan, mulai dari kenaikan harga kebutuhan pokok hingga persaingan kerja yang ketat.
Hal tersebut mendorong mereka untuk lebih berhati-hati dalam mengatur pengeluaran. "Sebagian generasi muda sekarang tidak lagi mudah tergoda oleh merek ternama, mereka membandingkan harga, membaca ulasan, dan memastikan produk tersebut benar-benar memberikan manfaat sesuai dengan uang yang dikeluarkan," Ujar Rian.
Ia menjelaskan bahwa kemajuan teknologi digital turut memengaruhi perubahan perilaku tersebut. Berbagai platform e-commerce dan media sosial menyediakan informasi yang luas sehingga dapat melakukan riset sebelum membeli.
Transparansi harga juga membuat mereka lebih kritis terhadap promosi yang dianggap kurang wajar. "Dulu keputusan membeli sering didorong oleh iklan saja, tapi sekarang anak muda cenderung mengevaluasi nilai guna produknya karena jika manfaatnya tak sebanding dengan harga, mereka langsung beralih ke alternatif lain, " tambahnya.
Ia menilai banyak anak muda mulai menyusun anggaran bulanan, menabung, hingga berinvestasi, maka dari itu perubahan ini merupakan sinyal positif bagi perekonomian. "Ketika konsumen semakin rasional, pasar akan terdorong untuk lebih kompetitif dan inovatif, karena itu produsen perlu menawarkan kualitas nyata dengan harga sewajarnya agar tetap relevan di kalangan generasi muda," Tutupnya.