Literasi Pernah Prestisius Kalangan Remaja

  • 10 Mei 2026 05:03 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga - Menyambut Peringatan Hari Buku Nasional menghadirkan nostalgia budaya membaca dikalangan remaja Indonesia beberapa dekade silam yang sangat berkesan. Membaca buku pernah dianggap aktivitas bergengsi karena mencerminkan wawasan luas serta pergaulan intelektual anak muda perkotaan masa itu.

Penulis asal Sibolga, Firman Sihotang, menyampaikan penjelasan tersebut melalui telepon selular, Minggu, 10 Mei 2026 dalam program Sibolga Sore Ini Pro1 RRI Sibolga.

Firman mengatakan, dahulu membaca buku menjadi kebanggaan tersendiri karena menunjukkan kualitas pergaulan serta wawasan seseorang dikalangan remaja perkotaan. Menurutnya, banyak anak muda masa lalu menghabiskan waktu luang bersama teman sambil membaca buku diperpustakaan umum setelah sekolah.

Komunitas literasi sebelumnya sering mengadakan diskusi buku, bedah novel, serta kegiatan menulis kreatif dikawasan perkotaan pada masa lalu. Budaya nongkrong produktif dahulu dianggap lebih bermanfaat dibandingkan kebiasaan bermain gawai berlebihan dikalangan remaja perkotaan modern saat ini.

Namun, perkembangan media sosial perlahan mengubah kebiasaan masyarakat menikmati hiburan serta memperoleh informasi seharihari secara cepat melalui gawai. Sebagian generasi muda sekarang lebih tertarik menonton video pendek dibandingkan membaca buku bercetak tebal setiap harinya dirumah saja.

Firman menambahkan, “Minat membaca sebenarnya belum hilang, tetapi masyarakat sekarang memilih hiburan digital lebih praktis” seharihari melalui internet. Ia berharap peringatan Hari Buku Nasional mampu menghidupkan kembali kebiasaan membaca dikalangan generasi muda Indonesia sekarang secara luas.

Sejumlah komunitas literasi dikota Sibolga mulai mengadakan kegiatan membaca bersama menyambut Hari Buku Nasional tahun ini secara rutin. Kegiatan tersebut melibatkan pelajar, mahasiswa, serta masyarakat umum guna meningkatkan kembali budaya literasi daerah setempat sekarang menjelang peringatan.

Menyambut Peringatan Hari Buku Nasional diharapkan menjadi momentum penting membangun kembali kecintaan masyarakat terhadap budaya membaca nasional masa depan. Masyarakat diimbau tetap meluangkan waktu membaca buku agar kemampuan berpikir kritis generasi muda terus berkembang kedepannya secara maksimal

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....