Perubahan Pola Membaca Generasi Digital Tantang Literasi Nasional
- 10 Mei 2026 05:40 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Perubahan kebiasaan membaca masyarakat semakin terlihat setelah kehadiran berbagai platform digital populer dikalangan masyarakat perkotaan. Sebagian warga kini lebih menyukai bacaan singkat melalui telepon pintar dibandingkan membaca buku fisik konvensional seharihari setiap waktu.
Penulis asal Sibolga, Firman Sihotang, menyampaikan penjelasan tersebut ketika dihubungi melalui telepon selular, Minggu 10 Mei 2026 kemarin. Ia menjelaskan perkembangan tersebut dalam program Sibolga Sore Ini Pro1 RRI Sibolga bersama pendengar daerah pesisir setempat kemarin.
Firman mengatakan, “Masyarakat tetap membaca setiap hari, namun medianya berubah mengikuti perkembangan teknologi komunikasi modern sekarang.” secara luas. Menurutnya, kehadiran aplikasi digital mempermudah masyarakat memperoleh informasi cepat tanpa membawa buku cetak berukuran besar seharihari kemana pun.
Fenomena tersebut terlihat dari meningkatnya penggunaan aplikasi membaca digital serta layanan audio book berbagai kalangan masyarakat di Indonesia. Anak muda sekarang lebih tertarik membaca thread singkat karena dianggap praktis, cepat, dan mudah dipahami seharihari oleh mereka.
Sejumlah pelajar mengaku kesulitan mempertahankan konsentrasi membaca panjang akibat terlalu sering mengakses media sosial setiap harinya melalui teleponselular. Konten video berdurasi pendek dinilai memengaruhi kebiasaan masyarakat menikmati informasi secara cepat tanpa pendalaman bacaan menyeluruh terlebih dahulu.
Firman menambahkan, “Kemampuan memahami bacaan panjang harus dilatih kembali supaya masyarakat tidak kehilangan daya analisis kritis.” masa kini. Ia berharap sekolah dan keluarga kembali membiasakan budaya membaca buku sejak usia anak-anak secara rutin seharihari di rumah.
Pemerhati pendidikan menilai perpustakaan modern perlu menghadirkan fasilitas kreatif supaya menarik perhatian generasi muda sekarang untuk datang bersama. Selain menyediakan buku cetak, perpustakaan juga diharapkan menghadirkan layanan digital sesuai perkembangan kebutuhan masyarakat modern masa sekarang ini.
Perubahan cara membaca masyarakat dinilai menjadi tantangan penting menjaga budaya literasi ditengah perkembangan teknologi komunikasi modern saat ini. Masyarakat diharapkan tetap membangun kebiasaan membaca mendalam agar kemampuan berpikir kritis tidak semakin menurun kedepannya pada generasi muda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....