Diskominfo Sibolga Hadiri FGD Akses Digital Pemulihan Pendidikan

  • 17 Sep 2026 13:55 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga - Pemerintah Kota Sibolga melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menghadiri Focus Group Discussion (FGD) bertema "Peran Akses Digital terhadap Pemulihan Pendidikan Pascabencana". Forum yang berlangsung di MAS Darur Rachmad Sibolga pada Selasa 15 September 2026 ini diinisiasi BAKTI bekerja sama dengan Institut Bisnis Indonesia Kosgoro 1957.

Pertemuan strategis ini bertujuan menghimpun masukan serta rekomendasi berbasis data guna mempercepat pemulihan kegiatan belajar-mengajar di wilayah terdampak bencana. Kepala Dinas Kominfo Sibolga, Budi Mulia Darma, hadir langsung didampingi Kabid Informasi dan Komunikasi Publik (IKP), Zul Ikhwan Hutabarat.

Dalam paparan materinya, Budi Mulia Darma merefleksikan kembali bencana banjir dan tanah longsor yang sempat melanda Kota Sibolga pada akhir November 2025 lalu. Dampak dari bencana tersebut tak hanya merusak fisik fasilitas sekolah, tetapi juga mengganggu kondisi psikologis siswa dan tenaga pendidik.

Ia mengungkapkan bahwa lumpuhnya jaringan listrik serta konektivitas telekomunikasi menjadi tantangan terberat pemerintah daerah saat mengoperasikan masa tanggap darurat. Akses komunikasi ke luar wilayah sempat mengalami masa krusial hingga terpaksa mengandalkan konektivitas satelit darurat yang jangkauannya terbatas.

"Ketersediaan energi dan kesiapan konektivitas darurat menjadi kunci penting agar akses digital pembelajaran tetap bisa dimanfaatkan dalam situasi kritis," ujar Budi Mulia Darma, di hadapan para peserta FGD.

Menyikapi pengalaman tersebut, Diskominfo merumuskan lima poin strategis pemulihan, mulai dari keberlanjutan skema belajar alternatif, integrasi pendataan terpadu, hingga penguatan koordinasi lintas sektor. Selain itu, kesiapan infrastruktur listrik cadangan serta penguatan kapasitas SDM guru dalam penguasaan teknologi pembelajaran digital turut menjadi perhatian utama.

Melalui diskusi interaktif yang melibatkan para kepala sekolah serta guru SMP hingga SMA se-Kota Sibolga ini, Pemko Sibolga berharap terwujud sistem pemetaan data pendidikan terintegrasi. Hadirnya rekomendasi ilmiah ini diproyeksikan mampu mempercepat penanganan sektor pendidikan pascabencana secara lebih terencana dan terukur.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....