Bupati Madina Perkuat Sinergi Pembangunan Bersama Warga Natal

  • 08 Sep 2026 08:01 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Mandailing Natal - Bupati Mandailing Natal (Madina), H. Saipullah Nasution, bersilaturahmi dengan masyarakat Kecamatan Natal di Penginapan Melati Syariah pada Minggu 6 September 2026. Dalam agenda yang dihadiri Bupati Madina periode 2015-2020 Dahlan Hasan Nasution ini, Saipullah menegaskan pentingnya kolaborasi warga.

"Bupati dan wakil bupati saja tidak akan mampu tanpa adanya dukungan masyarakat, hubungan ke pemerintah pusat, dan konsep yang jelas untuk memajukan daerah," ujarnya.

Silaturahmi tersebut merupakan rangkaian kunjungan kerja Bupati Madina sebelum meresmikan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Abdul Fattah di Desa Setia Karya. Dalam arahannya, ia menyoroti krusialnya konektivitas dengan pusat guna mengatasi keterbatasan kewenangan pemda.

Sektor infrastruktur menjadi salah satu poin utama yang dipaparkan dalam pertemuan hangat tersebut, Pemkab Madina merencanakan pembangunan akses jalan menuju Pelabuhan Palimbungan pada tahun depan dengan alokasi anggaran mencapai Rp10 miliar. Pemkab juga aktif mengusulkan perpanjangan jalur rel kereta api dari Labuhan Batu hingga menembus Bumi Gordang Sambilan.

Peningkatan fasilitas moda transportasi laut dinilai akan membawa dampak signifikan bagi efisiensi distribusi logistik daerah. "Kalau pelabuhan kita ini beroperasi dengan baik, maka volume pengangkutan barang akan bertambah dibandingkan angkutan darat," jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Dahlan Hasan Nasution mendorong pemanfaatan sarana olahraga dan destinasi wisata hasil pembangunan periode sebelumnya. "Ruang baru ini diharapkan bisa menjadi pemicu utama untuk tumbuhnya UMKM lokal," ungkap Dahlan.

Dahlan turut menitip pesan agar Pemkab Madina memberi perhatian khusus pada penataan kawasan pesisir serta pelestarian budaya lokal Pantai Barat. Ia menilai Pantai Natal memiliki potensi besar untuk dipoles menjadi destinasi unggulan, penataan yang matang diyakini mampu menarik kunjungan wisatawan domestik hingga mancanegara secara berkelanjutan.

Melengkapi sudut pandang akademis, Wakil Koordinator Kopertais Wilayah IX Sumatera Utara, Prof. H. Abdullah, mengamini besarnya potensi kekayaan alam Madina. Pihaknya menekankan pentingnya penyelarasan potensi daerah dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. "Kemajuan suatu daerah disebabkan oleh sumber daya manusia dan didukung sumber daya alam. Jika dikelola dengan baik, maka daerah tersebut akan maju," tutur Abdullah.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....