Bupati Tapteng Masinton Tanggapi Wacana Pemakzulan Dirinya

  • 08 Sep 2026 05:09 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Tapteng - Masinton Pasaribu angkat bicara menanggapi wacana pemakzulan dirinya sebagai Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng).

Wacana tersebut berasal dari lima partai politik (parpol) pemilik kursi DPRD di daerah tersebut, yaitu NasDem, Gerindra, Golkar, PAN, dan PKB.

Masinton menilai wacana pemakzulan dirinya merupakan rentetan tindakan politis dari kelompok lawan poliknya dalam kontestasi Pillkada. Dan ia menyebutnya sebagai tindakan politis primitif atau mengabaikan etika demokrasi modern.

"Ini, kita bencana (masa pemulihan pascabanjir bandang dan tanah longsor melanda Tapteng), bencana itu, kita butuh persatuan, butuh kebersamaan bukan kegaduhan. Jadi, kita minta elemen-elemen politik terutama partai-partai politik tadi, ya, agar dewasalah, agar melihat realita masyarakat itu," kata Masinton kepada wartawan, dalam sesi wawancara khusus, di rumah dinas bupati pada Minggu, 6 September 2026.

Baca juga: https://rri.co.id/sibolga/berita-lain/2709547/muncul-wacana-pemakzulan-bupati-tapteng-masinton-pasaribu

Masinton mengaskan bahwa jabatannya sebagai kepala daerah merupakan amanah warga Tapteng, yang diperoleh melalui proses Pilkada 2024.

"Ini (jabatan kepala daerah), mandat rakyat. Pasangan Masinton-Mahmud itu dipilih secara ligitimate (sah) oleh rakyat. Maka, saya sebagai pelaksan mandat rakyat, gak akan terganggu dengan cara-cara primitif tadi," tegasnya.

Masinton juga menepis tudingan negatif dari politisi sejumlah parpol terhadap dirinya, yang dialaskan sebagai dasar wacana pemakzulan.

"Saya dalam berpolitik ini, sudah diuji waktu, diuji sejarah. Dan, integritas (kejujuran dan kewibawaan) itu bukan barang baru buat kita. Integritas itu butuh komitmen (janji)," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....