Kurangi Plastik, Langkah Nyata Selamatkan Lingkungan
- 26 Agt 2026 14:48 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga – Pengelolaan sampah plastik adalah salah satu tantangan lingkungan terbesar didunia saat ini. Plastik memang menjadi salah satu elemen bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.
Dibalik manfaatnya, bahaya sampah plastik jelas ada di depan mata dan menjadi ancaman serius bagi lingkungan. Karena tidak seperti sampah organik yang mudah terurai, plastik membutuhkan waktu ratusan tahun untuk dapat terurai secara alami.
Sampah plastik sangat berpotensi besar dalam memberikan pencemaran terhadap air, tanah bahkan udara yang kita hirup setiap harinya. Mencemari sumber air yang digunakan untuk minum, mencemari tanah tempat tanaman tumbuh. Hal ini disampaikan Damai Mendrofa seorang pemerhati lingkungan di Pro1 RRI Sibolga pada Rabu, 27 Agustus 2026.
Pada program yang dipandu Jonni Sihombing, Damai menyebutkan hewan laut sering kali menelan sampah plastik yang banyak tersebar di lautan. Akhirnya menyebabkan gangguan pencemaran sampai kematian pada hewan tersebut.
Melihat skala ancaman yang ditimbulkan oleh sampah plastik, berbagai negara mulai menerapkan langkah efektif untuk mengatasi permasalahan yang tidak ada ujungnya ini. Karena hanya dengan langkah seperti ini jumlah sampah plastik dapat dikurangi bahkan dihilangkan”, ujar Damai
Pengelolaan sampah plastik secara efektif adalah langkah krusial dalam upaya menjaga lingkungan dan mengurangi dampak buruk sampah plastik terhadap ekosistem. Dalam praktiknya terhadap berbagai cara yang bisa diterapkan untuk mengelola sampah dengan lebih baik.
Cara terbaik dalam mengelola sampah plastik adalah dengan mengurangi produksi sampah plastik atau dikenal dengan dengan istilah reduce. Karena semakin sedikit sampah plastik yang diproduksi dan digunakan, praktis semakin sedikit pula plastik yang berpotensi menjadi sampah.
Menghindari pembelian air kemasan botol dan mengganti dengan membawa tumbler minuman ketika bepergian. Bahkan ditingkat industri saat ini, penggunaan kantong plastik mulai beralih menggunakan kantong yang lebih ramah lingkungan dan bisa digunakan berkali-kali.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....