Tips Meningkatkan Daya Tahan Tubuh saat Cuaca Ekstrim

  • 19 Agt 2026 14:58 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID,Sibolga – Musim pancaroba dikenal sebagai masa transisi yang ditandai dengan perubahan cuaca yang tidak menentu, seperti panas terik ataupun hujan deras. Kondisi ini membuat daya tahan tubuh lebih rentan menurun, sehingga risiko terkena penyakit seperti flu, batuk, demam atau infeksi saluran pernafasan.

Tidak hanya itu, cuaca ekstrim juga dapat memicu serangan asma akibat kelembaban tinggi atau paparan polusi udara. Dalam kondisi tertentu, risiko kecelakaan juga meningkat terutama saat jalan menjadi licin atau jarak pandang terbatas akibat hujan deras atau kabut.

Menjaga kesehatan selama musim pancaroba bukan hanya soal menghindari sakit, tapi juga menjaga produktifitas dan kualitas hidup tetap optimal. Tubuh yang sehat memungkinkan tetap fokus menjalanai aktifitas harian tanpa gangguan. Hal ini disampaikan Rika Panggabean, salah seorang penelpon diacara Spada Pro2 RRI Sibolga pada Rabu, 19 Agustus 2026.

Pada program yang dipandu Wulan, Rika yang juga salah seorang tenaga kesehatan di Puskesmas Pintuangin menyampaikan, pemeriksaan kesehatan ringan secara berkala seperti cek suhu tubuh atau tekanan darah, dapat menjadi langkah awal mendeteksi gangguan kesehatan. Monitoring ini penting untuk mencegah penyebaran penyakit ditempat kerja terutama ketika flu musiman merebak.

“Cuaca ekstrim dimusim pancaroba bisa datang tanpa peringatan, ketidakpastian ini bisa berdampak serius pada kesehatan dan aktifitas harian. Sistem imun yang kuat adalah benteng pertama tubuh melawan penyakit, konsumsilah makanan bergizi seimbang terutama kaya vitamin C dan antioksidan, ujar Rika.

Sebaliknya kondisi cuaca yang tidak bersahabat dapat menghambat mobilitas dan gangguan jadwal kegiatan. Maka perlu langkah-langkah pencegahan terhadap perubahan cuaca menjadi penting dilakukan setiap hari.

Bila tidak ada keperluan mendesak, sebaiknya menunda aktifitas luar saaat hujan deras atau angin kencang. Risiko terserang penyakit dan kecelakaan meningkat saat kondisi cuaca tidak bersahabat.

Cuaca ekstrim saat pancaroba memang tidak bisa dihindari, tetapi bisa kita siasati. Dengan menjaga daya tahan tubuh, memantau prakiraan cuaca, serta mempersiapkan perlengkapan yang tepat, risiko gangguan kesehatan maupun kecelakaan bisa ditekan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....