Wali Kota Sibolga Tinjau Simulasi SAR Gabungan Penanggulangan Kecelakaan Laut
- 30 Jul 2026 06:02 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di wilayah perairan. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik, yang meninjau langsung simulasi pelatihan Search and Rescue (SAR) gabungan penanggulangan kecelakaan laut dengan skenario kebakaran kapal di Pelabuhan Pelindo Sibolga, Rabu 28 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas daerah dalam menghadapi kondisi darurat di laut.
Simulasi tersebut merupakan rangkaian kegiatan Pacific Partnership 2026 yang bertujuan memperkuat kesiapsiagaan sekaligus meningkatkan sinergi antarinstansi dalam penanganan bencana. Latihan melibatkan berbagai unsur, di antaranya Lanal Sibolga, Basarnas, BPBD Kota Sibolga, tim medis, serta sejumlah instansi pendukung yang memiliki peran dalam penanggulangan kedaruratan.
Rangkaian simulasi dimulai dengan skenario tabrakan dua kapal di perairan Sibolga yang memicu kebakaran pada sebuah kapal nelayan. Informasi kejadian darurat kemudian diteruskan oleh Stasiun Radio Pantai (SROP) Sibolga kepada Piket Lanal Sibolga untuk selanjutnya dilakukan koordinasi cepat bersama Basarnas dan BPBD dalam menyiapkan langkah-langkah penyelamatan.
Komandan Lanal Sibolga memerintahkan Koordinator Lapangan Operasi SAR mengerahkan KAL Sarudik I-2-18 dan Sea Rider G7 beserta personel menuju lokasi kejadian. Tim gabungan kemudian melakukan pemadaman api, evakuasi korban, hingga penanganan medis darurat di laut sesuai prosedur operasi standar. Seluruh tahapan simulasi berlangsung terkoordinasi sebagai bentuk latihan menghadapi situasi nyata.
Di sela-sela kegiatan, Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik menegaskan bahwa latihan terpadu tersebut memiliki nilai strategis dalam mengukur kesiapan personel, peralatan, serta koordinasi lintas sektor menghadapi potensi bencana di wilayah pesisir dan laut. Menurutnya, kesiapan yang baik akan menentukan kecepatan dan ketepatan respons saat terjadi keadaan darurat.
"Melalui latihan terintegrasi ini, kita tidak hanya meningkatkan pengetahuan dan kompetensi sumber daya manusia, tetapi juga memastikan respons penanganan bencana di lapangan dapat berjalan cepat, tepat, dan terorganisasi. Komitmen kita jelas, yaitu memastikan pelayanan dan keselamatan masyarakat tetap optimal, bahkan di masa krisis sekalipun," ujar Akhmad Syukri.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Sibolga, delegasi Pacific Partnership 2026, Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kota Sibolga Fadlan Satia Siregar, Plt. Direktur Utama RSU F.L. Tobing Sibolga dr. Masdyana Doloksaribu, serta Plt. Kepala Satpol PP Kota Sibolga Muhammad Rasyd Manalu. Kehadiran seluruh unsur tersebut menjadi wujud kolaborasi pemerintah, TNI, dan instansi terkait dalam memperkuat sistem penanggulangan bencana demi menjamin keselamatan masyarakat di wilayah perairan Sibolga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....