Pola Asuh yang Tepat untuk Tumbuh Kembang Anak dan Remaja

  • 13 Jul 2026 16:12 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID,Sibolga – Pola asuh menjadi salah satu hal yang cukup penting bagi orang tua. Penerapan pola asuh yang salah tentunya berdampak negatif bagi anak, baik berdampak pada psikologis maupun tumbuh kembang anak.

Anak yang masih usia balita dan remaja tentunya akan memiliki perilaku dan karakter yang berbeda. Untuk itu sebagai orangtua perlu mengetahui beberapa perbedaan pola asuh dalam mendidik anak balita dan remaja.

Pola asuh yang salah pada balita dapat berdampak buruk pada tumbuh kembang anak. Kegagalan tumbuh kembang pada saat usia dini dapat meningkatkan risiko hingga anak tumbuh dewasa.

Hal ini disampaikan Orita Renta Sipahutar selaku Sekretaris Pokja 1 Tim Penggerak PKK Kota Sibolga, diacara Pengarusutamaan Gender pro1 RRI Sibolga pada Senin, 13 Juli 2026.

Pada program yang dipandu Rindu, Orita menyebutkan pola asuh yang salah pada balita nyatanya dapat berdampak buruk pada tumbuh kembang anak. Kegagalan tumbuh kembang anak pada saat usia dini dapat meningkatkan risiko, hingga ia bertumbuh dewasa.

“Dalam penerapan pola asuh bagi sikecil, sebaiknya orang tua memberikan perhatian dan kasih sayang yang cukup agar kesehatan mental anak tetap terjaga dan tumbuh kembang dapat berjalan dengan optimal. Umumnya pola asuh yang bisa diterapkan untuk balita adalah pendidikan dari orangtua untuk menyayangi semua orang, ujar Orita

Orangtua diharapkan dapat mengajarkan empati, simpati dan perasaan positif lainnya pada anak. Saat usia memasuki tiga tahun, ibu bisa mendidik anak untuk mengidentifikasi perasaan yang dirasakan orang lain dan meningkatkan kemampuan kognitif anak.

Berbeda dengan pola asuh balita yang lebih fokus pada tumbuh kembang baik psikologis maupun fisik, pada remaja ibu perlu mempehatikan perkembangan saat anak memasuki usia pubertas. Banyak anak yang memasuki usia remaja dengan perubahan perilaku yang cukup dramatis pada orangtua maupun keluarga.

Meluangkan waktu dan berkomunikasi dengan anak membuat hubungan emosional ibu dan anak tetap terjalin baik. Dengan begitu, ibu dapat menerapkan pola asuh yang baik dan lebih terbuka pada anak.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....