Difabel Masih Dipandang Sebelah Mata, Perlu Perubahan Nyata

  • 19 Jun 2026 18:43 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga - Masyarakat masih kerap memandang difabel sebelah mata dalam kehidupan sosial sehari hari di berbagai lingkungan. Pandangan tersebut menimbulkan diskriminasi yang menghambat akses pendidikan pekerjaan serta partisipasi aktif difabel dalam pembangunan daerah lokal kini.

Fenomena ini mendapat perhatian dari Syahrul Gunawan dalam program Sibolga Menyapa di Pro 1 RRI Sibolga. Ia menyampaikan pandangannya saat dihubungi melalui telepon selular pada Senin 15 Juni 2026 terkait kondisi tersebut.

"Masih banyak masyarakat yang belum memahami bahwa difabel memiliki hak yang sama dalam berbagai aspek kehidupan sosial," ujarnya. Perlu adanya edukasi berkelanjutan agar stigma negatif terhadap difabel dapat dihapus secara perlahan di tengah masyarakat luas.

Ia menilai bahwa peran pemerintah dan masyarakat sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang inklusif bagi difabel. Dukungan tersebut dapat berupa kebijakan ramah difabel serta peningkatan akses fasilitas umum yang memadai dan berkeadilan sosial.

Selain itu pendidikan inklusif juga dinilai menjadi kunci utama untuk membangun pemahaman sejak dini terhadap kesetaraan difabel. Dengan pendidikan yang tepat generasi muda diharapkan mampu menghargai perbedaan serta menciptakan lingkungan sosial yang lebih ramah,ucapnya.

"Jika semua pihak bergerak bersama maka perlahan stigma ini akan hilang dan difabel bisa berdaya secara mandiri." tambahnya. Kesempatan yang setara akan membuka peluang besar bagi difabel untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa secara menyeluruh."

Melalui berbagai upaya tersebut diharapkan masyarakat semakin sadar pentingnya menghormati hak difabel tanpa adanya diskriminasi. Kesadaran kolektif menjadi kunci utama dalam menciptakan Indonesia yang inklusif adil serta menghargai setiap individu tanpa terkecuali,tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....