Mengurangi Plastik, Mengurangi Mikroplastik

  • 19 Jun 2026 15:02 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga – Mikroplastik adalah partikel kecil kurang dari lima milimeter, partikel ini telah menyebar luas diberbagai ekosistem, mulai dari lautan hingga udara yang kita hirup. Keberadaan mikroplastik ini menjadi ancaman nyata bagi kesehatan manusia dan lingkungan.

Sebagian besar mikroplastik berasal dari limbah rumahtangga, termasuk produk sehari-hari seperti kantong plastik, kemasan makanan hingga serat tekstil yang terlepas dari pakaian saat mencuci. Mikroplastik yang tidak dikelola dengan baik akhirnya terbuang kelingkungan melalui saluran air, tempat pembuangan sampah atau langsung ketanah dan udara.

Penanganan mikroplastik dimulai melalui perubahan kecil dalam kebiasaan sehari-hari yang mampu memberikan dampak besar terhadap pengurangan pencemaran mikroplastik. Mulai dari pemilihan produk ramah lingkungan, pengelolaan limbah plastik hingga mengurangi penggunaan produk sekali pakai dan memilih pakaian yang tahan lama.

Hal ini disampaikan Damai Mendrofa saat menjadi narasumber Sore Bercerita Siaran Berjaringan Korwil 16 Pro2 RRI Sibolga pada Rabu, 17 Juni 2026.

Pada program yang dipandu Sopiah, Damai menyebutkan pengelolaan sampah plastik yang buruk dapat menyebabkan plastik terurai menjadi mikroplastik dilingkungan. Oleh karena itu penting untuk memilah sampah dan memastikan plastik didaur ulang dengan benar.

“Setelah dibuang, plastik terurai menjadi partikel kecil yang sulit diatasi dan akhirnya mencemari tanah, sungai dan laut. Dengan melakukan perubahan kecil dalam keseharian, kita dapat meminimalkan dampak negatif dari plastik sekali pakai terhadap lingkungan, ujar Damai.

Mikroplastik juga ditemukan dalam makanan dan minuman yang dikemas dalam plastik, terutama air minum kemasan. Mengurangi konsumsi produk dalam kemasan plastik dapat membantu mengurangi paparan mikroplastik.

Kompos adalah cara efektif untuk mengelola limbah organik. Namun, penting untuk memastikan bahwa bahan-bahan yang dikomposkan tidak terkontaminasi dengan plastik, karena plastik dalam kompos dapat terurai menjadi mikroplastik.

Edukasi dan peningkatan kesadaran tentang bahaya mikroplastik adalah langkah penting yang bisa dilakukan dirumah. Dengan meningkatkan pengetahuan seluruh anggota keluarga, kita bisa membuat keputusan yang lebih bijak dalam kehidupan sehari-hari.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....