BNN Targetkan Kab. Madina Masuk Zona Aman Narkoba Tahun Kelima GDAD
- 10 Jun 2026 13:03 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Mandailing Natal - Badan Narkotika Nasional (BNN) menargetkan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) masuk dalam zona aman narkoba pada tahun kelima pelaksanaan program Ketahanan Resiliensi Desa/Kelurahan berbasis Grand Design Alternatif Development (GDAD). Program ini menjadi salah satu upaya nasional dalam mengalihkan aktivitas masyarakat dari tanaman terlarang ke sektor ekonomi produktif.
Hal tersebut disampaikan Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN melalui Direktur Alternatif Development, Brigjen Pol. Edy Swasono, saat melakukan kunjungan kerja ke Madina pada Selasa (9/6/2026). Ia menjelaskan bahwa keberhasilan program diukur melalui Indeks GDAD atau Indeks Kerawanan Narkotika.
“Keberhasilan program diukur melalui Indeks GDAD atau Indeks Kerawanan Narkotika. Saat ini program memasuki tahun kedua. Pada tahun kelima, pemerintah menargetkan status kerawanan wilayah turun dari zona bahaya menjadi waspada hingga akhirnya aman,” ujar Edy Swasono.
Ia menambahkan, secara data, pengalihan satu penanam tanaman terlarang dapat memberikan dampak besar terhadap upaya pencegahan narkotika, termasuk menyelamatkan ratusan ribu orang dari potensi penyalahgunaan serta menghemat biaya rehabilitasi dalam jumlah besar. Program ini juga diharapkan mampu memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat di daerah rawan.
Sementara itu, Bupati Mandailing Natal, H. Saipullah Nasution, menyambut baik program GDAD yang dinilai mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan usaha produktif. Ia menyebut salah satu fokus kegiatan adalah pengembangan kerajinan lokal seperti pembuatan tusuk sate dan produk olahan lainnya.
“Program ini kami dorong agar hasil produksi masyarakat dapat ditampung oleh BUMDes, sehingga pelaku usaha tidak perlu khawatir soal pasar. Mereka cukup fokus memproduksi, sementara BUMDes yang akan menyalurkan ke daerah lain,” kata Saipullah.
Ia menegaskan, ke depan program GDAD akan diperluas ke sektor perkebunan seperti kopi dan tembakau. Pemerintah Kabupaten Madina juga mengapresiasi dukungan BNN dan berharap program ini dapat berkelanjutan sebagai solusi menekan angka penyalahgunaan narkotika sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui usaha produktif dan legal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....