Haruskah Mudik di Lebaran Ini ?

  • 11 Mar 2026 17:59 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga - Tradisi mudik selalu menjadi bagian yang tak terpisahkan dari perayaan Lebaran di Indonesia. Jutaan orang berbondong-bondong pulang ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga.

Sudah tentu untuk keperluan mudik sangat membutuhkan banyak biaya, seperti biaya perjalanan dan biaya saat di kampung, hingga muncul pertanyaan di kalangan perantau: haruskah selalu mudik saat Lebaran?

Irma Yanti, seorang mahasiswa perantau asal Labuhan Batu Selatan, pada program Pada Pro2 RRI Sibolga, Rabu, 11 Maret 2026 mengaku, mudik memang memiliki nilai emosional yang besar bagi banyak orang. Menurutnya, waktu lebaran sering dijadikan kesempatan untuk bertemu orang tua dan keluarga setelah lama merantau.

“Mudik bukan sekadar perjalanan pulang, tapi juga kesempatan melepas rindu dan berkumpul dengan keluarga,” ujarnya.

Namun Irma juga menilai bahwa mudik pada lebaran bukan menjadi satu keharusan dan tidak pula harus memaksakan diri untuk mudik. Banyak faktor yang perlu dipertimbangkan yang harus dipertimbangkan saat mudik, seperti kondisi keuangan, jarak perjalanan, hingga tanggung jawab pekerjaan atau kuliah.

"Memaksakan mudik justru bisa menambah beban bagi sebagian orang perantau seperti saya," kata Irma.

Irma juga mengatakan, kalau tidak mudik, kita masih bisa bertatap muka dengan keluarga, sebab kemajuan teknologi saat ini memungkinkan setiap orang tetap dapat bersilaturahmi meskipun tidak pulang kampung.

"Sekarang sudah boleh video call atau dan komunikasi digital. Menurut saya yang terpenting adalah niat untuk menjaga hubungan dengan keluarga,” kata Irma.

Namun Irma juga tidak menampik kalau mudik memang indah jika memungkinkan, tetapi bukan pula menjadi kewajiban mutlak bagi perantau. Bagi Irma.

"Makna Lebaran tetap bisa dirasakan selama silaturahmi dan rasa saling peduli tetap terjaga," tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....